Hanya Hadapi Tim Lemah PSiS, Persela Tetap Waspada

Persela Lamongan siap hadapi PSIS.
Sumber :
  • IG Persela

Viva Semarang, Sepak Bola – Meski bertengger di papan tengah dan memegang tiga kemenangan beruntun dengan raihan sementara 13 poin, Pelatih sementara Persela, Ragil Sudirman, menolak anggapan remeh terhadap lawannya, PSIS Semarang, tim lemah yang saat ini menjadi juru kunci Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026 dengan poin tusuk gigi alias satu.

"Ini bukan laga mudah. PSIS datang dengan semangat. Mereka tidak punya beban, dan itu justru yang paling berbahaya," tegas Ragil, mengingatkan bahwa motivasi untuk keluar dari dasar klasemen bisa menjadi senjata mematikan tim tamu.

Ragil menekankan bahwa tren positif Persela harus dipertahankan dengan disiplin. Yidak ada ruang untuk kesalahan.

"Fokus adalah kunci. Kami harus menjaga konsentrasi sejak detik pertama," tegasnya pada kompres Jepang laga, Kamis (30/10/25).

Keputusan rotasi pemain masih menghantui staf pelatih, terutama mengingat kondisi fisik playmaker vital, Esteban Vizcarra, yang belum sepenuhnya prima. Stabilitas tim harus diutamakan, namun tanpa Vizcarra, daya gedor Persela bisa sedikit berkurang.

Di sisi lain, PSIS Semarang datang dengan mentalitas underdog yang siap menggigit. Dengan hanya satu poin dari tujuh laga, PSIS tidak punya apa-apa lagi untuk dipertaruhkan selain nama baik.

"Kami memanfaatkan dua kali sesi latihan terakhir untuk mematangkan taktik. Target kami jelas, mencuri poin di Surajaya, berapa pun harganya," balas Ega Raka Galih, Pelatih sementara PSIS.

Duel panas ini akan tersaji di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (31/10), pukul 15.30 WIB.

Bagi Laskar Joko Tingkir (Persela), kemenangan adalah keharusan untuk merangsek ke empat besar, mengintai PSS Sleman (18 poin), Barito Putera, dan Deltras FC (masing-masing 15 poin). Sementara bagi PSIS, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan perlawanan sebelum tenggelam lebih dalam di dasar klasemen.

Mampukah Persela menahan tekanan mental dan disiplin menghadapi tim yang sedang "mengamuk" demi kehormatan, ataukah PSIS Semarang akan menciptakan kejutan besar dan menggagalkan ambisi Ragil Sudirman?

Menarik ditunggu. (TJ)