KAI Daop 4 Semarang Tempatkan 362 Personel Pengamanan Angkutan Nataru

KAI Daop 4 Semarang tempatkan personel untuk pengamanan Nataru.
Sumber :
  • TJ Sutrisno

Viva SemarangKAI Daop 4 Semarang menyiapkan personel ekstra untuk mengamankan angkutan kereta api pada masa Nataru 2025/2026.

Tumbler Jadi Barang Paling Banyak Ketinggalan di Stasiun dan Kereta Api

Sebanyak 362 personel pengamanan ditempatkan di sejumlah titik termasuk di dalam kereta api. Mereka antara lain 119 personel Polsuska, 200 personel Security, dan 5 personel Pengamanan Eksternal. KAI Daop 4 juga menambah petugas pengamanan ekstra sebanyak 38 personel yang terdiri dari TNI dan Polri. Khusus dari Polri ada petugas Brimob dan K9 atau tim anjing pelacak.

Personil keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Pengamanan VVIP Disiapkan

Kepala KAI Daop 4 Semarang, Suharjono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai program untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama periode libur akhir tahun.

Selain pengamanan, KAI Daop 4 juga memberi perhatian khusus pada titik-titik rawan gangguan bencana hidrometrologi seperti banjir dan longsor. Tercatat ada 20 titik daerah perhatian khususvyang telah dimitigasi dan dianalisis berdasarkan potensi banjir seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Angkutan Barang dan Peti Kemas Lewat Kereta Api Makin Ramai di Semarang

"Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi banjir dengan karakteristik yang sama seperti tahun lalu,” kata Suharjono setelah Apel Siaga Kesiapan angkutan Nataru di Stasiun Tawang Semarang, Kamis (18/12/25).

Suharjono menyebut fokus pengawasan berada di tiga wilayah, yakni Kabupaten/Kota Pekalongan, Grobogan, dan Cepu. Di Grobogan, terdapat beberapa titik yang dinilai rawan banjir. 

Sementara di wilayah Semarang, antisipasi difokuskan di sekitar Alastua dan jalur menuju Stasiun Semarang Tawang di KM 2, yang sempat terendam banjir pada tahun lalu. (TJ)