Kereta Api Semarang Batal Berangkat Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Suasana di Stasiun Semarang Tawang.
Sumber :
  • TJ Sutrisno

Viva Semarang – Sejumlah kereta api di Semarang Jawa Tengah batal berangkat pada hari ini, Selasa 28 April 2026. Dua kereta api paling pagi yang batal berangkat adalah KA Argo Muria relasi Semarang Tawang-Gambir dan KA Menoreh relasi Semarang Tawang-Pasarsenen.

Gen Z Dominasi Kursi Penumpang Kereta Api, Gen X ke Mana?

Dua kereta itu dioperasikan KAI Daop 4 Semarang.

Dibatalkan kereta api dari Stasiun Semarang Tawang merupakan imbas dari kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Musim Hujan di Depan Mata, KAI Daop 4 Semarang Cek Jalur Rel Rawan Banjir dan longsor

Kecelakaan tersebut terjadi pada tepat pada hari Senin malam pukul 20.52 WIB di kilometer 28+920.

Saat ini, petugas dari Daop 1 Jakarta terus melakukan normalisasi jalur di lokasi. KAI mengupayakan percepatan penanganan agar perjalanan dapat kembali normal secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Tujuh Kereta Api Kelas Eksekutif Dapat Diskon 10 Persen di Bulan Oktober Khusus Tanggal Ini

KAI melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL dan kereta Jarak jauh sesuai kondisi jalur agar layanan dapat berjalan secara bertahap.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan bahwa bagi penumpang yang membatalkan tiket, semua biaya dikembalikan 100 persen.

"Batas waktu pengembalian bea maksimal 7 hari, dapat dilakukan di loket stasiun dan Contact Center 121, dan juga Aplikasi Access by KAI pada menu Cancel Train," jelas Luqman, Selasa (28/4) pagi.

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi.

Sebagai informasi, kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin malam. Menurut keterangan KAI pusat, insiden itu bermula saat KRL Commuter Line berangkat dari Stasiun Bekasi Timur. Tapi di perlintasan dekat stasiun tersebut terdapat mobil Taxi yang mogok tepat di atas rel. KRL tidak sempat menghindar meski sudah direm, sehingga KRL membentur mobil tersebut.

Sementara dari arah belakang KRL melaju KA Argo Bromo Anggrek yang kemudian menabrak KRL Commuter Line.

Sejumlah penumpang KRL meninggal dalam peristiwa tersebut dan puluhan lainnya luka-luka. Petugas gabungan masih berupaya melakukan normalisasi jalur kereta api tersebut. (TJ)