Kebakaran Savana Gunung Bromo Meluas Hingga 60 Kali Lapangan Sepak Bola

Kebakaran di savana Gunung Bromo.
Sumber :
  • IG Go Bromo

Viva SemarangKebakaran di Gunung Bromo semakin meluas. Area yang terbakar kini mencapai 60 hektar atau setara dengan 60 lapangan sepak bola.

Gunung Andong Terbakar

Kawasan konservasi Gunung Bromo di Jawa Timur itu terbakar sejak tanggal Senin, 4 Agustus 2026 malam WIB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, sebaran api hingga Kamis pagi tercatat mencakup wilayah administratif Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang.

Kebakaran Bromo Membesar, Api Melompat ke Jalur Wisatawan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi bahwa data perhitungan sementara ada sekitar 50 hektare kawasan Jantur di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terbakar.

Sementara di Kabupaten Probolinggo, api membakar setidaknya 10 hektare lahan di kawasan Watu Gede, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura.

Gunung Semeru Bergejolak di Tengah Kebakaran Bromo

Peristiwa kebakaran di kawasan Gunung Bromo ini pertama kali terdeteksi sejak Senin petang. Kobaran api menyebar dengan cepat di area Savana Bromo yang kering. BNPB memastikan hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.

Proses pemadaman darurat masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Mereka berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Besar TNBTS, Polisi Kehutanan, serta relawan.

Petugas di lapangan turut mengoperasikan sejumlah armada pemadam kebakaran dan truk tangki air untuk menyuplai kebutuhan air di titik-titik yang terjangkau.

Upaya penjinakan si jago merah menghadapi tantangan berat akibat bentang alam yang ekstrem. Titik api di beberapa lokasi seperti Blok Bantengan hingga Pusung Jantur sempat bisa dipadamkan. Tapi petugas terkendala oleh medan lereng Kaldera Bromo yang sangat terjal serta tiupan angin kencang yang berisiko memicu kembali munculnya titik api baru.

Personel BPBD Jawa Timur telah menerbangkan pesawat tanpa awak untuk melakukan pemetaan sebaran titik api dari udara. Pantauan drone difokuskan pada area yang sulit dijangkau oleh personel darat, mulai dari kawasan sekitar kaldera hingga tugu perbatasan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. (TJ)