Gunung Pakuwojo Dieng Terbakar
- IG BPBD Wonosobo
Viva Semarang, Wonosobo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Puncak Gunung Pakuwojo di ketinggian 2.421 meter di atas permukaan laut (MDPL) dilaporkan semakin meluas. Angin kencang yang berembus di sekitar puncak turut menyulitkan upaya pengendalian dan mempercepat penyebaran titik api.
Peristiwa Gunung Pakuwojo terbakar ini menambah daftar gunung yang terbakar di Jawa Tengah. Sebelumnya Gunung Lawu dan Gunung Sumbing juga terbakar dan masih belum bisa dipadamkan secara tuntas.
Camat Kejajar, Wonosobo bersama unsur Forkopimcam, petugas gabungan, dan relawan bencana berada langsung di jarak aman dari lokasi untuk memantau situasi serta memimpin upaya penanganan awal di titik rawan.
"Kondisi terkini di Puncak Pakuwojo api terus meluas akibat hempasan angin yang cukup kencang di ketinggian. Kami bersama Pak Camat dan tim gabungan terus berupaya mengantisipasi agar kobaran tidak semakin mendekati jalur pendakian maupun kawasan vegetasi penting," kata relawan di lokasi kejadian, seperti diunggah akun resmi Instagram BPBD Wonosobo, Rabu malam (21/10/26).
Pihak otoritas wilayah bersama relawan lokal berharap kondisi cuaca membaik dan embusan angin mereda agar proses pemadaman darurat—baik secara manual maupun penanganan teknis lainnya—dapat berjalan lebih efektif.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Perhutani, serta masyarakat sukarelawan terus disiagakan di posko pemantauan bawah untuk mengantisipasi pergerakan api dan memastikan keselamatan warga sekitar serta para pendaki.