Sama-Sama Jeblok, PSIS Ternyata Masih "Mending" Daripada Persis Solo, Ini Datanya
- PSIS
Viva Semarang – Ini soal performa dua tim besar asal Jawa Tengah. PSIS Semarang dan Persis Solo. Dua tetangga ini sedang menjadi sorotan tajam para penggemar sepak bola. Keduanya sama-sama terpuruk di papan bawah musim ini. Tentu saja di klasemen liga masing-masing.
PSIS saat ini bermain di Liga 2 Championship. Sementara Persis Solo di atasnya, yaitu di Liga 1 atau Super League
Mari menilik data statistik terbaru. Sama-sama jeblok memang. Tapi PSIS ternyata masih lebih "mending" daripada Persis Solo.
Data klasemen sementara bicara dengan jelas. Kedua tim saat ini sedang berjuang keras untuk keluar dari zona merah kompetisi mereka. Meski demikian, ada indikator yang menunjukkan PSIS tidak seburuk Persis Solo.
Perbandingan Poin dan Posisi
Mari kita lihat data klasemen Liga 2 terbaru hingga laga ke 20. PSIS Semarang mengantongi 15 poin dari 20 pertandingan yang telah dijalani. Laskah Mahesa Jenar berada di posisi 9 Grup B. Itu satu tingkat dari dasar klasemen. Posisi yang sangat tidak aman untuk bertahan di Liga 2.
Kita cek Persis Solo. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini justru terdampar di posisi 18 alias terbawah Super League. Ini jelas posisi degradasi. Poin Persis juga amat jeblok. hanya 13 poin dari 22 kali pertandingan.
Secara detail, PSIS Semarang tercatat telah meraih 4 kali kemenangan, 3 kali seri, dan 13 kali kalah. Sementara itu, Persis Solo baru mencicipi 2 kali kemenangan, 7 kali seri, dan juga menelan 13 kali kekalahan.
Analisis Laga
Kedua tim sama-sama sudah menelan 13 kekalahan. Tapi PSIS Semarang lebih efektif dalam mengamankan kemenangan. Dengan jumlah 20 pertandingan, PSIS bisa menang dua kali lipat daripada Persis yang sudah bermain 22 kali.
Dari sisi produktivitas, PSIS telah mencetak 11 gol dan kebobolan 39 gol. Sementara Persis Solo telah mencetak 23 gol namun kebobolan sebanyak 43 gol. Lini depan Persis lebih tajam, tapi pertahanan kedua tim sama-sama jeblok.
PSIS dan Persis sama-sama punya PR besar. Terutama di sektor pertahanan.
Persis masih punya 10 laga lagi untuk cari selamat. Begitu juga PSIS yang masih punya 7 laga sisa. Jika tidak segera berubah, keduanya akan semakin sulit untuk merangkak naik. Bayangan degradasi atau playoff di depan mata.