Tak Hanya PSIS, Persekat Tegal Juga Terancam Degradasi ke Liga 3

Laga Persekat vs PSIS di Stadion Tri Sanja Tegal.
Sumber :
  • IG PSIS

Viva Semarang, Sepak Bola – Dua klub Jawa Tengah sedang dalam bahaya. Sama seperti PSIS, Persekat berada dalam posisi yang sangat rawan terlempar ke Liga 3 musim depan.

Ray Redondo Kembali Berseragam PSIS Semarang

PSIS Semarang dan Persekat Tegal punya posisi identik di grup masing-masing Liga 2 Pegadaian Championship musim ini.

Berdasarkan data klasemen sementara Grup A Liga 2, Persekat kini tertahan di peringkat ke-9 dengan raihan 22 poin dari 21 pertandingan. Mereka hanya unggul dari Sriwijaya FC yang berada di dasar klasemen.

Maarten Paes Pahlawan, Ajax Lolos ke Eropa Setelah Menang Adu Penalti Lawan Utrecht

Di Grup B, PSIS saat ini terjebak di peringkat ke-9 dengan hanya mengoleksi 16 poin. PSIS juga menghadapi risiko nyata turun kasta ke Liga 3 jika tidak segera melakukan perombakan performa di sisa laga.

Jadwal Padat dan Berat

Persis Solo Degradasi ke Liga 2, Reuni dengan PSIS Semarang

Persekat Tegal masih menyisakan 6 pertandingan krusial yang akan menentukan nasib mereka. Tantangannya tidaklah mudah, karena mereka harus menghadapi tim-tim penghuni papan atas. Berikut adalah jadwal sisa Persekat:

 - 27 Maret: vs Persikad 1999 FC (Tandang)

 - 6 April: vs Bekasi City (Tandang)

 - 12 April: vs Sriwijaya FC (Kandang)

 - 19 April: vs PSPS (Tandang)

 - 26 April: vs Persiraja (Kandang)

 - 2 Mei: vs Sumsel United FC (Tandang)

Pertandingan melawan Sriwijaya FC pada 12 April mendatang menjadi harga mati yang wajib dimenangkan. Namun, laga tandang melawan pemuncak klasemen seperti Adhyaksa dan Bekasi City akan menjadi ujian mental yang sangat berat bagi anak-anak Tegal.

Secara matematis, Persekat masih memiliki peluang untuk naik ke posisi aman (peringkat 7 atau 8) yang saat ini ditempati oleh Persikad 1999 (26 poin) dan PSPS (24 poin). Namun, dengan selisih poin yang tipis dan performa yang belum stabil, satu kekalahan saja bisa melempar mereka ke Liga 3.

Dukungan suporter di laga kandang melawan Sriwijaya FC dan Persiraja diharapkan mampu menjadi pemain ke-12 guna mengamankan poin penuh demi bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia.

Begitu juga dengan PSIS. Jika tidak bisa memaksimalkan sisa laga, potensi playoff dan degradasi ada di depan mata. Itu berarti, Derby Jateng PSIS melawan Persekat bisa saja terjadi. (TJ)