PSIS Semarang Libur Panjang, Ketemu Lagi 5 Hari Menjelang Laga
- PSIS
Viva Semarang, Sepak Bola – Manajemen PSIS Semarang resmi meliburkan para pemainnya. Jeda ini untuk memberi kesempatan kepada para pemain merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H bersama keluarga.
Sebelumnya, pelatih PSIS Andri Ramawi sempat melontarkan keinginannya. Yaitu untuk melakukan satu kali lagi uji coba sebelum libur Lebaran. Pihaknya telah berkomunikasi dengan PSIM Yogyakarta. Tapi uji coba tersebut tidak bisa terealisasi.
Masa libur skuad Laskar Mahesa Jenar dijadwalkan berlangsung selama satu pekan. Mulai Senin, 16 Maret 2026 hingga 23 Maret 2026, para pemain diberikan kesempatan berlebaran. Tim direncanakan kembali berkumpul dan menggelar latihan rutin pada 24 Maret 2026.
Dengan begitu, para pemain hanya punya waktu lima hari berlatih bersama sebelum melawan Persipal Palu di Stadion Jatidiri Semarang.
Asisten Manajer PSIS, Reza Handika, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk menghormati momen hari raya. Terutama bagi pemain yang berdomisili di luar kota Semarang.
Meski begitu, para pemain tetap dipantau. Mereka harus latihan mandiri selama liburan.
"Para pemain tidak sepenuhnya lepas dari tanggung jawab profesional. Kami menyadari banyak pemain yang tinggal di luar Semarang. Jadi diputuskan untuk libur sementara agar bisa berkumpul dengan keluarga. Meski begitu, kami tetap berkoordinasi dengan tim pelatih terkait materi latihan wajib yang harus dilakukan secara mandiri di rumah," kata Reza.
Manajemen berharap program latihan mandiri tersebut dapat menjaga kebugaran pemain. Saat kembali ke Semarag, kondisi fisik tetap berada di level optimal.
Persiapan Lawan Persipal
Pascalibur lebaran, PSIS Semarang akan langsung tancap gas melakukan persiapan. Fokus utama tim adalah menghadapi laga kandang melawan Persipal Palu yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2026.
Dengan waktu persiapan sekitar lima hari setelah kembali dari libur, tim pelatih dituntut efektif dalam mematangkan strategi demi mengamankan poin penuh di hadapan pendukungnya.
PSIS akan menghadapi 6 laga krusial selama bulan Maret hingga April. Laga-laga tersebut akan menentukan, apakah PSIS tetap bertahan di Liga 2, atau harus menjalani babak playoff degradasi. Bahkan, PSIS masih berpotensi langsung terdegradasi ke Liga 3 jika disalip Persipal. Tapi, babak playoff adalah hasil paling logis bagi PSIS, melihat situasi klasemen sementara saat ini. (TJ)