Striker Como, Nico Paz Dipanggil Timnas Argentina Hadapi Guatemala

Nico Paz, striker Como dan Timnas Argentina.
Sumber :
  • Instagram Nico Paz

Viva Semarang, Sepak Bola – Kejutan mewarnai pengumuman skuat terbaru Timnas Argentina. Pelatih Scaloni memasukkan beberapa nama menjelang laga persahabatan melawan Guatemala. Salah satunya adalah Nico Paz, striker Como 1907.

Ditinggal Kiper Argentina, Aston Villa Hancur Lebur di Dasar Klasemen Liga Inggris

Laga Argentina melawan Guatemala dijadwalkan berlangsung di Stadion La Bombonera, Argentina pada 31 Maret 2026. Laga ini adalah pengganti laga Argentina vs Spanyol yang dibatalkan.

Sejumlah pilar utama seperti Lautaro Martinez dan Lisandro Martinez absen karena masalah kebugaran. Pelatih Lionel Scaloni mengambil langkah berani dengan memanggil Nico Paz. Penyerang 21 tahun ini sedang bagus-bagusnya bersama klub Italia milik warga Kudus, Como 1907.

Lionel Messi Pensiun, Sobekan Tiket Debutnya Bersama Barcelona Tembus Rp800 Juta

Keputusan ini menunjukkan bahwa pemantauan staf pelatih tim nasional juga menyasar pemain yang tampil konsisten di tim yang sedang berkembang.

Pemanggilan Nico Paz ini menjadi berita di berbagai media olahraga Argentina. Salah satunya dimuat di media TyCSports.com yang berbasis di Buenos Aires, Argentina.

Debut Kiper Argentina di Chelsea Memalukan, Kebobolan Tiga Gol

Mengutip TyCsports, Nico Paz dianggap sebagai solusi segar untuk mengisi kekosongan di lini depan. Ini sekaligus menjadi ujian bagi sang pemain untuk membuktikan kapasitasnya di level internasional.

Performa impresif Nico Paz di kompetisi Liga Italia Serie A menjadi alasan kuat bagi Scaloni untuk memberikan kesempatan debut yang sangat dinantikan Nico. Bagi sang pemain, mengenakan seragam Tim nasional adalah puncak dari perjalanan karier pemain sepak bola.

Langkah Scaloni dinilai sebagai upaya regenerasi di tubuh La Albiceleste. Dengan jadwal Piala Dunia yang semakin dekat, Scaloni membutuhkan opsi pelapis yang kompetitif di setiap lini.

Persaingan di sektor penyerang memang sangat ketat. Namun, dengan absennya nama-nama besar, pintu peluang terbuka lebar bagi sang striker Como.

Ini saatnya strike Como itu bersaing dengan talenta muda lainnya. Eksperimen taktis ini diharapkan dapat memberikan variasi serangan baru bagi Argentina.

Pertandingan di La Bombonera nanti diprediksi akan menjadi panggung emosional bagi para pemain baru. Tekanan bermain di hadapan publik sendiri dengan status juara dunia tentu tidak mudah. Bagi sang striker, ini adalah momentum emas untuk mengamankan posisi dalam rencana besar Scaloni ke depan. (TJ)