Jelang Como 1907 vs Inter Milan di Semifinal Coppa Italia, Como Sedang Galak-Galaknya

Laga Como vs Inter Milan di leg 1 Coppa Italia.
Sumber :
  • Instagram Inter Milan

Viva Semarang, Sepak Bola – Stadion Giuseppe Meazza akan menjadi saksi pertarungan Inter Milan melawan Como 1907. Kedua akan bertemu di leg 2 semifinal Coppa Italia pada 13 April 2026 mendatang. Pemenangnya akan meraih tiket partai final Coppa Italia musim 2025/2026.

Tanpa Jay Idzes Sassuolo Hancur Lebur Dihajar Lazio

Inter Milan akan menjamu tim kejutan musim ini, Como 1907. Laga leg kedua semifinal yang diprediksi akan berlangsung sangat alot.

Pada leg pertama, Como dan Inter bermain imbang 0-0 di kandang Como, Stadion Giuseppe Sinigaglia. Kini peluang kedua tim kini masih sama-sama terbuka lebar, meskipun Inter diuntungkan bermain di kandang.

Como Tumbang di Kandang Feyenoord Pada Laga Liga Champions UEFA

Hasil seri 0-0 pada leg pertama di Stadion Giuseppe Sinigaglia sebenarnya cukup bagus bagi Como. Hasil itu memberikan suntikan motivasi yang luar biasa bagi klub milik Bambang Hartono (alm) pengusaha Djarum Kudus.

Bagaimana tidak, hasil tersebut menjadi kali pertama bagi Como mampu menahan gempuran Inter Milan. Sejak Como promosi ke Serie A, belum pernah sekalipun menang atas Inter. Bahkan semuanya kalah dengan skor meyakinkan.

Inter Milan Tumbang di San Siro, Dibekuk Club Brugge 3-4 di Liga Champions

Dominasi Inter Milan sangatlah nyata. Inter menyapu bersih tiga pertemuan sebelumnya di ajang Serie A dengan kemenangan meyakinkan tanpa sekalipun kebobolan.

Pada musim 2024/2025, Inter menang dua kali dengan skor identik 2-0, sementara pada pertemuan pertama musim 2025/2026, Inter bahkan melumat Como dengan skor telak 4-0.

Namun, statistik di atas kertas tidak sepenuhnya mencerminkan dinamika yang terjadi di lapangan pada leg pertama lalu. Meski penguasaan bola relatif berimbang dengan persentase 51 berbanding 49 untuk keunggulan tipis Como, efektivitas serangan menjadi catatan krusial bagi kedua tim.

Sepanjang 90 menit laga tersebut, lini serang kedua tim tampak kesulitan menembus barisan pertahanan lawan yang disiplin. Tim yang dilatih Cesc Fabregas itu tercatat melepaskan lima tembakan dengan satu di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sementara Inter Milan hanya mampu mengemas tiga percobaan tanpa satupun tembakan tepat sasaran.

Minimnya ancaman dari kubu Inter ini menjadi alarm bagi Cristian Chivu untuk segera mengevaluasi kreativitas lini tengahnya menjelang laga penentuan nanti.

Menjelang leg kedua, Inter Milan diprediksi akan tampil jauh lebih agresif di hadapan pendukungnya. Dengan target mengincar gelar domestik musim ini, Chivu kemungkinan besar akan langsung menurunkan skuat terbaiknya sejak menit awal.

Halaman Selanjutnya
img_title