April yang Sibuk Bagi Como 1907, Dua Kali Bertempur Lawan Inter Milan
- Insta
Viva Semarang, Sepak Bola – Bulan April 2026 menjadi periode yang sangat krusial sekaligus melelahkan bagi klub sepak bola Como 1907. Tim asuhan pelatih Cesc Fabregas ini harus menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat di kancah domestik. Como akan menjalani 5 laga di semua ajang, yaitu Serie A dan Coppa Italia.
Salah satu yang menarik dalam agenda mereka adalah pertemuan melawan raksasa Italia, Inter Milan. Pertemuan ini terjadi di dua ajang berbeda, yaitu dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi Liga Italia Serie A dan babak semifinal Coppa Italia leg 2. Kondisi ini menuntut fisik dan mental para pemain Como untuk berada dalam level tertinggi agar bisa meraih hasil maksimal.
Berdasarkan catatan statistik terbaru, klub milik keluarga Hartono dari Kudus ini sedang berada dalam tren yang sangat mengesankan. Dalam lima pertandingan terakhirnya, Como sukses mengamankan empat kemenangan penting. Mereka sukses mengalahkan tim-tim seperti Lecce, Cagliari, AS Roma, dan yang terbaru adalah kemenangan telak 5-0 saat menjamu Pisa. Satu-satunya hasil yang tidak berakhir dengan kemenangan hanyalah skor imbang melawan Inter Milan di leg pertama semifinal Coppa Italia.
Keberhasilan menjaga gawang tetap bersih saat melawan tim sekuat Inter menunjukkan bahwa lini pertahanan Como kini jauh lebih solid dibanding sebelumnya.
Namun, sejarah pertemuan atau head-to-head menunjukkan tantangan besar bagi Como. Dalam empat pertemuan terbaru melawan Inter Milan sejak akhir tahun 2024, Como belum pernah sekalipun mencicipi kemenangan. Mereka tercatat kalah tiga kali dan hanya mampu menahan imbang Inter satu kali.
Kekalahan paling mencolok dialami Como pada Desember 2025 lalu, di mana mereka harus menyerah dengan skor telak empat gol tanpa balas di kandang Inter. Meskipun catatan sejarah berpihak pada tim lawan, performa menanjak Como di liga musim ini memberikan harapan baru bagi para penggemar setianya.
Yang membuat Como optimis adalah fakta bahwa Inter Milan datang ke bulan April dengan performa yang sedikit naik turun. Tim asuhan Simone Inzaghi tersebut hanya meraih satu kemenangan dari lima laga terbaru mereka. Inter sempat ditahan imbang oleh Atalanta dan Fiorentina, serta menelan kekalahan tipis dari rival sekota mereka, AC Milan.