Baku Hantam Pecah Saat Laga Genoa Lawan Sassuolo, Jay Idzes Sampai Sibuk Melerai

Keributan di lorong saat laga Genoa vs Sassuolo.
Sumber :
  • Serie A

Viva Semarang, Sepak Bola – Pertandingan pekan ke-32 Serie A Liga Italia di Stadion Ferraris berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 bagi tuan rumah Genoa atas Sassuolo. Laga tersebut berlangsung pada Minggu (12/4) malam.

Juventus Menang, Salip AC Milan dan Jauhi Como

Insiden baku hantam mewarnai laga itu yang melibatkan keributan antarpemain di lorong menuju ruang ganti.

Ketegangan memuncak tepat saat wasit meniup peluit akhir babak pertama, di mana Genoa sedang unggul sementara lewat gol Ruslan Malinovskyi pada menit ke-18.

Jay Idzes Absen, Sassuolo Tumbang di Kandang Torino

Kericuhan bermula dari adu mulut sengit antara kapten Sassuolo, Domenico Berardi, dengan pemain Genoa, Stefano Sabelli. Situasi semakin tidak terkendali ketika Mikael Ellertsson ikut campur dengan membentak Berardi secara agresif.

Perselisihan yang awalnya hanya berupa provokasi verbal tersebut berubah menjadi baku hantam saat para pemain mulai memasuki terowongan menuju ruang ganti.

Roma Menang, Como Ditendang

Dalam suasana yang kacau tersebut, sejumlah pemain dari kedua tim berusaha keras meredam emosi rekan-rekan mereka. Bek timnas Indonesia, Jay Idzes, terlihat menjadi salah satu sosok yang paling sibuk melerai pertikaian di lorong tersebut demi mencegah keributan meluas lebih jauh.

Meski rekan setim mencoba menenangkan, wasit Rapuano yang memantau seluruh kejadian bertindak tegas dengan melayangkan kartu merah langsung untuk Domenico Berardi dan Mikael Ellertsson di jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua dengan masing-masing sepuluh pemain, Sassuolo sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan melalui gol Ismael Kone pada menit ke-57 setelah melalui peninjauan VAR yang cukup panjang.

Namun, Genoa mengunci kemenangan pada menit ke-84 berkat gol Caleb Ekuban yang memanfaatkan umpan dari Junior Messias.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Sassuolo yang tidak hanya kehilangan poin penting, tetapi juga harus kehilangan kapten mereka dalam laga-laga berikutnya akibat aksi tidak sportif tersebut. (TJ)