Mampukah Madrid Remontada di Kandang Bayern Munchen?

Pertandingan Real Madrid melawan Bayern Munchen di Liga Champions.
Sumber :
  • Instagram Real Madrid

Viva Semarang, Sepak Bola – Real Madrid berada di ujung tanduk untuk melaju ke babak berikutnya Liga Champions UEFA 2026. Madrid menelan kekalahan pahit 1-2 dari Bayern Munchen dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu pekan lalu.

Emil Audero Berpeluang Main Lawan Real Madrid Minggu Besok

Kekalahan di hadapan pendukungnya ini memaksa skuad asuhan Alvaro Arbeloa harus mengusung misi wajib menang. Itu pun dengan selisih minimal dua gol saat bertandang ke Allianz Arena pada Kamis, 16 April 2026 mendatang.

Keunggulan tipis Bayern menjadi modal berharga bagi Die Roten untuk mengamankan tiket semifinal. Itu sudah cukup untuk memberikan tekanan psikologis yang besar bagi Los Blancos.

Pemain Argentina Ini Sombong Pamer Piala ke Lewandowski, Faktanya Jungkir Balik

Pertandingan di Madrid menunjukkan efektivitas serangan Bayern Munchen yang mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah. Gol pembuka dari Luis Diaz pada menit ke-41 hasil umpan terobosan Harry Kane sempat mengejutkan publik Bernabeu.

Kondisi semakin sulit bagi Madrid ketika Harry Kane mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-46 setelah memanfaatkan umpan Michael Olise. Meski Kylian Mbappe bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-74, tapi upaya Madrid untuk menyamakan kedudukan tetap buntu hingga peluit panjang berbunyi.

Dua Pemain Argentina Merajalela Saat Como Hajar RB Leipzig di Liga Champions

Secara statistik, Real Madrid sebenarnya tampil mendominasi dengan melepaskan total 21 tembakan, di mana 10 di antaranya tepat sasaran. Namun, kegemilangan Manuel Neuer di bawah mistar gawang Bayern menjadi penghalang utama bagi Vinicius Junior dan kawan-kawan.

Sebaliknya, Bayern yang bermain lebih disiplin berhasil memaksimalkan sedikit peluang yang mereka miliki menjadi gol krusial. Kekalahan ini juga memperpanjang tren negatif Madrid yang sebelumnya juga tersungkur di kompetisi domestik saat melawan Mallorca, menandakan adanya penurunan performa yang harus segera diperbaiki sebelum terbang ke Jerman.

Harapan untuk melakukan remontada atau pembalikan keadaan masih terbuka lebar bagi Real Madrid. Sejarah panjang Real Madrid sebagai raja Liga Champions telah membuktikan itu. Madrid kerap lolos dari situasi terjepit.

Menaklukkan Bayern di Allianz Arena bukanlah perkara mudah bagi Madrid. Performa solid yang ditunjukkan anak asuh Vincent Kompany sejauh ini cukup memberikan gambaran.

Halaman Selanjutnya
img_title