Como yang Hebat atau Liga Italia yang Buruk?
- Instagram Como
Viva Semarang, Sepak Bola – Como 1907 sedang berada di performa terbaiknya musim ini. Como yang baru promosi ke Serie A dua tahun lalu, kini sudah menempati papan atas klasemen. Como bersanding dengan klub-klub raksasa Italia seperti AC Milan, Juventus, Napoli, dan Inter Milan.
Pertanyaannya sekarang, apakah Como yang hebat, atau Liga Italia yang buruk dan tidak kompetitif?
Wajar jika muncul pertanyaan ini. Hal itu mengingat Liga Italia dinilai sudah tidak kompetitif. Data terbaru, seluruh wakil Italia di kompetisi Eropa rontok.
Apakah jika Como nanti lolos ke kompetisi Eropa, hasilnya akan lebih baik atau sama saja dengan yang sekarang.
Tengok saja Juventus. Klub legenda ini tersingkir sejak babak playoff Liga Champions. Juve kalah dari klub Turki Galatasaray dengan agregat 5-7. Juventus bahkan dihajar 2-5 di leg pertama yang dimainkan di Turki.
Inter Milan lebih payah lagi. Mereka tersingkir di babak playoff oleh klub antah berantah Bodo/Glimpt asal Norwegia. Inter kalah telak agregat 2-5 dari klub kecil itu.
Napoli? Jangan bicara babak playoff atau 16 besar. Klub besar ini bahkan terpuruk di babak penyisihan grup. Mereka hanya menempati posisi 30 dari 36 peserta.
Napoli menjalani 8 laga dengan hasil 4 kali kalah, 2 seri, dan hanya 2 kali menang. Napoli pun tersingkir sejak awal Liga Champions ini dimulai.
Hanya Atalanta yang melaju lebih baik dari tiga tim di atas. Atalanta mampu menang di babak playoff. Mereka mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor agregat 4-3.
Namun di babak 16 Besar, Atalanta dijadikan mainan oleh Bayern Munchen. Mereka kalah telak dengan skor agregat memalukan 2-10.
Di Liga Europa, Italia mengirim AS Roma dan Bologna. Keduanya melaju dari babak grup ke babak 16 besar. Sayangnya, Roma dan Bologna malah bertemu di babak tersebut. Bologna memenangkannya. Tapi di babak perempat final Bologna kalah dari oleh Aston Villa dengan skor agregat sangat telak 1-7.
Di Liga Konferensi yang merupakan kasta terbawah Liga UEFA, Italia diwakili Fiorentina. Klub ini pun hanya melaju hingga babak perempat final saja. Di babak itu, Fiorentina kalah agregat dari Crystal Palace 2-4.