Mbappe dan Vinicius Diejek dan Disoraki Saat Laga Melawan Alaves, Dijawab dengan Gol
- Instagram Real Madrid
Viva Semarang – Kylian Mbappe harus menanggung beban setelah Real Madrid tersingkir dari Liga Champions. Ia tak sendiri, Vinicius Junior juga mengalami hal yang sama.
Mbappe dan Vinicius diejek dan disoraki suporter Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu dini hari WIB. Momen itu terjadi saat Madrid menjalani laga melawan Alaves di La Liga.
Ejekan dan siulan itu menggema setelah Madrid tersingkir dari Liga Champions. Tak hanya itu, Madrid juga sudah empat kali tidak menang di laga-laga sebelumnya.
Namun, Mbappe dan Vinicius tidak turun nyali meski wajah keduanya mengatakan lain. Mereka justru membuat gol kemenangan Madrid atas Alaves. Begitulah, ejekan dijawab dengan gol.
Hasilnya? Ejekan suporter berubah menjadi tepuk tangan.
Tapi Mbappe dan Vinicius tidak merayakan gol seperti biasanya. Mbappe hanya tersenyum dan saling tepuk antar pemain. Vinicius malah mengangkat dan menangkupkan tangan tanda permintaan maaf kepada suporter Madrid.
Sikap Vinicius ini mendapat respek dari fans di media sosial. Akun Instagram Real Madrid pun diserbu komentar pada unggahan foto Vinicius yang nampak merenung.
Click button Respect to Vini pun menggema.
Performa Real Madrid musim ini memang jauh dari ekspektasi para pendukungnya. Madrid kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Madrid juga hancur lebur di ajang Copa Del Rey setelah dibekuk tim antara berantah Albacete. Kekalahan ini yang dianggap paling tidak masuk akal karena Albacete adalah penghuni papan bawah Liga kelas dua Spanyol.
Di Liga Champions, Real Madrid juga tersingkir di babak perempat final oleh Bayern Munchen.
Dan di La Liga Spanyol, Madrid kini tertinggal jauh dari Barcelona. Madrid butuh keajaiban untuk bisa meraih satu-satunya kans gelar musim ini. Mereka harus memenangkan seluruh laga sisa sambil berharap Barcelona kalah tiga atau empat kali.
Maka pantas kalau suporter Madrid kecewa dan melampiaskan ejekan dan sorakan kepada Mbappydan Vinicius yang dianggap bintang lapangan selama ini, tapi tak mampu mengangkat tim menjadi juara. (TJ)