Cremonese Tumbang, Audero Bimbang Masuk Zona Degradasi
- Instagram Lazio
Viva Semarang, Sepak Bola – Harapan Cremonese untuk menjauh dari jeratan zona degradasi kandas. Audero Cs dipaksa menyerah dengan skor 1-2 oleh tim tamu Lazio dalam laga lanjutan Serie A Liga Italia, Senin mLam waktu Italia.
Kekalahan ini memberikan tekanan besar bagi Cremonese. Mereka kini tertahan di peringkat 18 klasemen sementara dengan perolehan 28 poin dari 35 pertandingan yang telah dijalani.
Situasi ini membuat Emil Audero dan rekan-rekan setimnya harus berjuang ekstra keras di sisa musim demi menghindari turun kasta ke Serie B.
Pertandingan sebenarnya sempat berpihak pada tuan rumah saat Federico Bonazzoli memecah kebuntuan pada menit 29. Ia menerima umpan matang dari Floriani Mussolini. Keunggulan 1-0 tersebut bertahan hingga turun minum. Padahal Lazio terus memberikan tekanan melalui penguasaan bola yang mencapai 59 persen di sepanjang laga.
Cremonese sempat menunjukkan perlawanan sengit dengan melepaskan total 10 tembakan. Namun efisiensi penyelesaian peluang menjadi kendala utama bagi mereka.
Memasuki babak kedua intensitas permainan semakin meningkat terutama dari kubu Lazio yang enggan pulang tanpa poin. Hasilnya pada menit 53 Gustav Isaksen sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memaksimalkan operan dari Tijjani Noslin.
Gol penyeimbang ini mengubah arah permainan. Para pemain Cremonese tampak lebih gugup. Mereka sulit mengantisipasi serangan balik cepat dari tim tamu yang punya akurasi operan hingga 91 persen.
Drama terjadi di penghujung laga tepatnya pada menit 90+2. Tijjani Noslin mencetak gol kemenangan bagi Lazio berkat umpan dari Boulaye Dia. Gol telat ini meruntuhkan moral pemain Cremonese yang sejatinya sudah berusaha keras mempertahankan hasil imbang.
Kekalahan membuat posisi Cremonese semakin terancam karena selisih poin dengan tim-tim di atasnya kian melebar. Sementara kompetisi hanya menyisakan sedikit pertandingan.
Kini Cremonese harus segera berbenah jika tidak ingin terlempar dari kasta tertinggi sepak bola Italia.
Dengan 6 kemenangan 10 hasil imbang dan 19 kekalahan sejauh ini tantangan yang dihadapi sangatlah berat. Perjuangan Kiper Timnas Indonesia Audero di bawah mistar gawang menjadi kunci. Begitu juga lini pertahanan harus kokoh untuk memastikan mereka bisa lolos dari jurang degradasi yang saat ini masih mereka huni. (TJ)