Alasan Pep Guardiola Setelah Manchester City Terpeleset di Kandang Everton
- Akun X Manchester City
Viva Semarang, Sepak Bola – Pep Guardiola memberikan tanggapannya setelah Manchester City hanya mampu memetik hasil imbang dalam pertandingan melawan Everton. Laga lanjutan Liga Inggris tersebut berlangsung Selasa (5/5) dini hari WIB di kandang Everton.
Manajer asal Spanyol tersebut mencoba beralasan bahwa timnya tampil sangat bagus. Namun lawan berubah liar di babak kedua.
Manchester City yang unggul di babak pertama kemudian dipukul balik di babak kedua, sebelum kemudian laga tuntas dengan hasil seri 3-3.
Hasil ini membuat Manchester City kini tertinggal 5 poin dari Arsenal dalam perburuan gelar juara Liga Inggris.
Guardiola beralasan bahwa membawa pulang satu poin lebih baik daripada menderita kekalahan.
"Lebih baik dapat satu poin daripada tidak sama sekali," kata Pep dikutip dari laman resmi Mancity.
Meksi begitu, Pep tidak menutupi rasa kecewanya karena tidak bisa mengamankan poin penuh. Baginya, tiga poin tetap menjadi target utama yang seharusnya bisa dicapai dalam laga tersebut.
"Tapi tentu saja, menang jauh lebih baik daripada sekadar seri," tegasnya.
Guardiola menyoroti intensitas permainan lawan yang dianggapnya sangat agresif dan menyulitkan.
Ia menilai skuatnya tampil sangat luar biasa pada paruh pertama pertandingan dengan kendali permainan yang kuat. Namun, situasi berubah ketika memasuki babak kedua. Tim lawan mampu meningkatkan level permainan mereka dan memberikan tekanan yang lebih besar kepada barisan pertahanan City.
"Kami tampil dominan dan luar biasa di babak pertama, namun di babak kedua mereka mulai meningkatkan tekanan," ungkapnya.
Kesalahan dalam mengantisipasi situasi bola mati menjadi salah satu poin yang disesali oleh Guardiola. Ia memuji kemampuan lawan yang sangat efektif dalam memanfaatkan tendangan sudut hingga membuahkan gol.
Meski City sempat bangkit dan mendapatkan momentum melalui dua gol balasan, termasuk sebuah gol ketiga yang ia sebut sangat menonjol, hasil tetap tidak berpihak pada mereka.
Pelatih tersebut menyadari bahwa kendali atas hasil pertandingan yang sempat berada dalam genggaman timnya kini telah lepas. Meskipun demikian, Guardiola menegaskan bahwa timnya tidak akan patah semangat dan akan terus berjuang di sisa kompetisi.