Bayern Munchen Buru Piala Jerman Sebagai Pelipur Lara

Bayern Munchen akan memburu Piala Jerman melawan Suttgart.
Sumber :
  • YT Bayern Munchen

Viva Semarang, Sepak Bola – Bayern Munchen baru saja tersingkir di semifinal Liga Champions. Mereka kalah dari Paris Saint-Germain dengan skor agregat 5-6.

Manchester City Pesta Gol di Liga Champions, Lumat AEK Athens 5-1

Kini Bayern mengalihkan perhatian ke laga penting lainnya, yaitu final Piala Jerman atau DFB Pokal. Mereka akan memburu gelar juara piala itu sebagai pelipur lara.

Selain itu, Piala Jerman juga akan menjadi pelengkap gelar musim ini setelah Bayern Munchen meraih gelar juara Bundesliga dan Piala Super DFL.

Dramatis, Liverpool Tumbangkan Villarreal 4-3 di Liga Champions

Lawan yang akan dihadapi Bayern di final Piala Jerman adalah Vfb Suttgart. Kans Bayern memenangkan laga ini sangat besar. Statistik membuktikan, Bayern sangat dominan atas Suttgart.

Melihat statistik dalam dua musim terkini, Bayern Munchen tampil begitu digdaya setiap kali berhadapan dengan Stuttgart. Rekor pertemuan mencatat kemenangan beruntun yang meyakinkan bagi raksasa Bavaria tersebut. 

PSG Hancurkan Barcelona di Liga Champions

Pada April 2026, Bayern sukses membungkam Stuttgart dengan skor 4-2 di Allianz Arena. Kemenangan ini memperpanjang tren positif setelah sebelumnya pada Desember 2025, Bayern mencukur habis Stuttgart dengan skor telak 5-0 di markas lawan.

Keunggulan Bayern tidak hanya terlihat di liga, tetapi juga merambah ke turnamen pendek lainnya. Pada ajang Piala Super DFL bulan Agustus 2025, Bayern berhasil meraih kemenangan tipis namun krusial dengan skor 2-1.

Dominasi ini sebenarnya sudah terlihat sejak awal tahun 2025 ketika mereka menang 3-1, serta kemenangan telak 4-0 yang diraih pada tahun 2024.

Rentetan hasil positif ini menunjukkan adanya perbedaan kelas yang cukup mencolok dalam beberapa pertemuan Bayern melawan Stuttgart.

Harry Kane dan kawan-kawan secara konsisten mampu membongkar pertahanan Stuttgart dengan produktivitas gol yang luar biasa. Sebaliknya, Stuttgart tampak kesulitan mengimbangi intensitas permainan Bayern, terutama saat harus bermain di bawah tekanan atmosfer Allianz Arena.

Pertandingan mendatang pada tanggal 24 Mei 2026 akan menjadi panggung pembuktian apakah Bayern dapat mempertahankan hegemoni mereka atau justru Stuttgart mampu memberikan kejutan.

Bagi Bayern Munchen, kemenangan bukan sekadar soal statistik, melainkan penegasan status sebagai penguasa sepak bola Jerman. (TJ)