PSS Tumbang, Garudayaksa Juara

Laga PSS Sleman melawan Garudayaksa di bakab final Liga 2 Pegadaian Championship.
Sumber :
  • Instagram Garudayaksa

Viva Semarang, Sepak Bola – PSS Sleman tumbang dan harus merelakan gelar juara Liga 2 ke tangan Garudayaksa.

Mahasiswa Unissula Juara Duta Baca Kota Semarang

Laga final Liga 2 berjalan sangat dramatis dan harus ditentukan lewat adu tendangan penalti, Sabtu (9/5) malam.

Drama di Stadion Maguwoharjo Sleman itu berjalan seru di waktu normal. Kedua tim berbagi skor 2-2. Laga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu tapi skor tetap sama. Penentuan juara pun dilakukan dengan adu tendangan penalti.

Como Nyaris Tumbangkan Arsenal, Tapi Adu Penalti Berkata Lain

Di babak ini, Garudayaksa menang dengan skor 4-3 dan sukses menjadi juara kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship.

Jalannya Pertandingan

Manchester United Kalahkan Leeds United 5-4 via Adu Penalti

Pertandingan dimulai dengan dominasi Garudayaksa yang tampil menekan sejak menit awal. Keunggulan Garudayaksa dibuka oleh Kelilauw pada menit ke-23 setelah memanfaatkan assist dari Komang Tri.

Tim tamu semakin berada di atas angin ketika Everton berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui titik putih pada menit ke-35.

Hingga turun minum, PSS Sleman tertinggal dua gol dan tampak kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua, PSS Sleman melakukan perubahan strategi dengan memasukkan tenaga baru. Upaya ini membuahkan hasil pada menit ke-65 saat Gustavo Tocantins memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gol tersebut memberi semangat para pemain Super Elang Jawa. Di saat laga seolah akan tuntas untuk kemenangan tim tamu, Gustavo Tocantins kembali menjadi pahlawan. Ia mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time menit ke-90+2.

Skor 2-2 memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.

Drama sesungguhnya terjadi di babak adu penalti yang dimenangkan Garudayaksa.

Dua tendangan penalti PSS oleh Sleman Gustavo Tocantins dan Gomes bisa dimentahkan Garudayaksa. Sedangkan 4 penendang Garudayaksa bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Tendangan kelima tidak diteruskan karena skor sudah dimenangkan Garudayaksa.

Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi PSS Sleman yang tampil sangat agresif dengan mencatatkan 10 tendangan sudut berbanding nol milik lawan.

Garudayaksa merayakan kemenangan bersejarah mereka dengan efektivitas permainan yang luar biasa sepanjang turnamen. (TJ)