Ngerinya Skuad Prancis, Pemain Inti dan Cadangan Sama Bagusnya
- Instagram Timnas Prancis
Viva Semarang, Sepak Bola – Prancis menebar ancaman bagi siapapun lawannya di Piala Dunia 2026. Negara ini membuktikan sebagai pabrik talenta sepak bola terbaik di dunia.
Hal itu terlihat dari kedalaman skuad Les Bleus besutan Didier Deschamps. Benar-benar mengerikan!
Bagaimana tidak, kualitas antara pemain utama (starting eleven) dan barisan cadangan mereka sama bagusnya. Bahkan Timnas Prancis dinilai sebagai tim yang tidak memiliki kesenjangan antar pemain.
Media statistik sepak bola terkemuka, Transfermarkt, baru-baru ini merilis visualisasi kedalaman skuad Prancis yang mengundang decak kagum. Data ini sekaligus membuat ngeri bagi tim lawan. Dari lini serang hingga sektor penjaga gawang, Prancis memiliki opsi kelas dunia di setiap posisi.
Lini Depan: Kreativitas dan Kecepatan
Di ujung tombak, posisi striker utama ditempati oleh sang kapten Kylian Mbappe (Real Madrid). Jika Mbappe harus diistirahatkan, Prancis masih memiliki Marcus Thuram (Inter Milan) yang performanya tidak kalah tajam.
Ngerinya sektor penyerangan Prancis semakin terlihat di pos penyerang sayap dan gelandang serang.
Sayap kiri diisi talenta muda dari PSG, Desire Doue yang menjadi pilihan utama. Ia dilapisi oleh bintang muda PSG lainnya, Bradley Barcola.
Pada gelandang serang, ada pemain baru Bayern Munchen, Michael Olise. Ia akan mengisi pos ini dengan cadangan Rayane Cherki dari Manchester City sebagai pelapis.
Di sayap kanan ada pemain terbaik dunia Ousmane Dembele (PSG). Ia akan dilapis oleh talenta berbakat Maghnes Akliouche dari AS Monaco di bangku cadangan.
Lini Tengah: Keseimbangan Fisik dan Taktik
Didier Deschamps memiliki kemewahan luar biasa di sektor gelandang bertahan dan tengah. Kombinasi pemain berpengalaman dan bertenaga kuda membuat lini tengah Prancis sangat solid.
Posisi gelandang tengah akan diisi Adrien Rabiot dari AC Milan yang menjadi motor serangan utama. Sementara gelandang veteran yang kembali bersinar, N'Golo Kante, siap menjadi pelapisnya untuk memutus aliran bola lawan.
Gelandang bertahan diisi bintang Real Madrid, Aurelien Tchouameni yang akan mengawal lini tengah sebagai starter. Ia dilapisi oleh gelandang bertenaga, Manu Kone (AS Roma).