Sengit, Laga Babak Pertama Brasil Lawan Maroko Imbang 1-1

Laga Brasil melawan Maroko di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • Reuters

Viva Semarang, Sepak Bola – Pertandingan sengit tersaji di Stadion New York New Jersey pada Minggu, 14 Juni 2026 pagi WIB. Tim nasional Brasil berhadapan dengan Maroko dalam laga babak grup C Piala Dunia 2026.

Haaland Konyol dan Sorloth Egois, Biang Kekalahan Norwegia dari Inggris

Memasuki jeda turun minum, kedua timnas papan atas ini harus puas berbagi angka dengan skor imbang 1-1. Babak pertama berlangsung dengan intensitas tinggi, jual beli serangan, serta drama di atas lapangan hijau.

Timnas Maroko mengejutkan lini pertahanan tim Samba pada menit ke-21 melalui sebuah aksi spektakuler dari Ismael Saibari. Memanfaatkan umpan matang yang dikirimkan oleh Brahim Diaz, Saibari yang menerima bola di tepi kotak penalti jeli melihat posisi penjaga gawang Alisson yang agak maju meninggalkan garisnya.

Inggris Menang, Thomas Tuchel Masih Selamat dari Kutukan Piala Dunia

Dengan ketenangan luar biasa, penyerang Maroko tersebut melepaskan tendangan lob terukur yang melewati jangkauan Alisson dan bersarang mulus ke dalam gawang. Gol ini mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Maroko.

Tertinggal satu gol membuat Brasil meningkatkan intensitas tekanan mereka ke lini pertahanan lawan. Hasilnya berbuah manis pada menit ke-32 melalui aksi individu memukau dari bintang mereka, Vinicius Junior. Penyerang sayap andalan Selecao ini merangsek masuk ke dalam kotak penalti, mengecoh barisan pertahanan lawan, lalu melepaskan tembakan melengkung yang sangat akurat.

Argentina Makin Dimanja, Swiss Jadi Korban

Penjaga gawang Maroko, Bono, hanya bisa terpaku tanpa mampu bergerak saat bola melesat kencang menuju pojok kanan atas gawangnya, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Tensi pertandingan kian memanas mendekati akhir babak pertama, yang memaksa wasit bekerja lebih keras untuk menjaga jalannya laga. Pada menit ke-37, gelandang jangkar Brasil, Casemiro, diganjar kartu kuning akibat melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan. Kartu kuning ini direspons dengan kemarahan oleh sang pemain.

Enam menit berselang, tepatnya pada menit ke-43, giliran bek Brasil, Ibanez yang menerima kartu kuning akibat tekel tidak bersih yang dilakukannya.

Brasil sejatinya memiliki peluang emas untuk membalikkan kedudukan, tepatnya di menit ke-45+2. Lucas Paqueta yang berdiri bebas tanpa kawalan di depan gawang menerima umpan matang dan langsung melepaskan tembakan gunting menyilang ke arah tiang gawang. Namun, Bono menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kiper top dunia dengan melakukan penyelamatan gemilang. (TJ)