Tendangan Kane Keras, Sangat Keras!

Tendangan keras Harry Kane menjebol gawang Kongo di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • Reuters

Viva Semarang, Sepak Bola – Kiper Kongo Lionel Mpasi hanya bisa terperangah. Bola lewat begitu saja tepat di depan matanya. Telak, menjebol sisi kiri atas gawang. Sebuah gol yang luar biasa.

Penakluk Argentina Ini Malah Diremehkan Barcelona, Ya Sudah Hengkang Saja

Kiper Kongo itu tak bisa berbuat lebih. Bola terlalu cepat. Keras, sangat keras tendangan Harry Kane, si penyerang Inggris.

Mpasi sebenarnya sudah bermain luar biasa di laga itu. Kongo menghadapi Inggris sebagai tim yang tak diunggulkan di babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Ribuan penonton di Stadion Atlanta menjadi saksi betapa kiper Kongo itu sebenarnya sudah tampil maksimal. Tapi kualitas Harry Kane membuyarkannnya.

Argentina Dukung Infantino Jadi Presiden FIFA, Ada Hubungan ya dengan Ancaman Sanksi?

Hingga menit ke 75, Kongo unggul 1-0. Gawang Kongo masih perawan. Padahal, Inggris begitu gencar menyerang.

Sebuah umpan terukur Anthony Gordon mengubah semuanya. Bola lambung ke tengah, disambut Kane yang menyeruak di antara kawalan pemain Kongo. Ia lalu menyundul bola yang sempat ditepis oleh kiper Mpasi. Tapi bola tetap bergulir masuk ke gawang.

Pemain Argentina Ketakutan Balik ke Inggris, Sampai Sewa Pengawal

Gol ini memang mampu melegakan Inggris setelah selama hampir 60 menit mengurung Kongo tanpa hasil gol. Tapi yang mencengangkan adalah gol kedua Harry Kane yang membawa Inggris unggul.

Bek Kongo sulit membendung Kane yang menggiring bola di tengah kawalan. Lalu ia melakukan tendangan sangat keras ke pojok atas gawang Kongo.

Begitu kerasnya bola tendangan Kane, membuat kiper hanya bisa melihat bola lewat di depan matanya. Ia memang seperti berupa menggerakkan tangannya. Tapi belum sempat tangannya terulur, bola tahu-tahu sudah bersarang ke gawang.

Inggris pun berbalik unggul menjadi 2-1 yang bisa dipertahankan hingga laga tuntas.

Tendangan Kane memang terkenal sangat keras saat ia menemukan bola sematang itu. Ini tak hanya sekali terjadi. Di Liga Inggris maupun Jerman, Kane telah berulang kali melakukan gol dengan tendangan geledek seperti itu di dalam kota penalti. Entah sekeras apa otot pahanya.

Ia juga pintar mencari celah di antara kerumunan lawan. Begitu kesempatan didapat, tanpa ampun Kane mengirim roket yang sangat keras. Kalau sudah begitu, kiper hanya bisa pasrah. Tahu-tahu bola masuk begitu saja. (TJ)