Argentina Tersingkir dari Piala Dunia gara-gara Doping, Sebuah Kilas Balik

Pendukung timnas sepak bola Argentina.
Sumber :
  • Reuters

Viva Semarang, Sepak Bola Argentina tampil cukup impresif di Piala Dunia 2026 meski diterpa isu kontroversial atas dugaan bantuan wasit. Sejauh ini, Argentina telah lolos ke babak semifinal.

Daftar Pemain Argentina di Liga Inggris, Siap-siap Dibully

Namun tahukah Anda, Argentina pernah mengalami masa sulit dan tersingkir lebih dini di beberapa edisi Piala Dunia sebelumnya. Bahkan pernah tidak lolos ke Piala Dunia karena kalah bersaing di babak kualifikasi.

Sepanjang sejarah turnamen, Timnas Argentina tercatat pernah beberapa kali tersingkir secara menyakitkan dari putaran final Piala Dunia.Catatan kelam ini menjadi bagian dari perjalanan pasang surut salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Penakluk Argentina Ini Malah Diremehkan Barcelona, Ya Sudah Hengkang Saja

Salah satunya terjadi pada Piala Dunia 1970. Ini menjadi satu-satunya momen sejarah di mana Argentina bahkan sama sekali tidak masuk ke putaran final karena tersingkir di babak kualifikasi zona CONMEBOL.

Ketika berhasil lolos ke putaran final, jalan terjal juga sering kali menghentikan langkah mereka lebih awal.

Pemain Argentina Menolak Barcelona

Pada Piala Dunia 1994, kapten mereka tersandung kasus doping yang membuat mental tim langsung goyah. Akibatnya, Argentina tersingkir oleh Rumania dengan skor 2-3 di babak 16 besar.

Kenangan pahit kembali terulang pada Piala Dunia 2002 saat Argentina tergabung di grup maut bersama Inggris, Swedia, dan Nigeria. Diunggulkan sebagai juara, mereka justru tampil antiklimaks dan langsung gugur di fase grup tanpa sempat melaju ke babak knockout.

Pada dua edisi berturut-turut berikutnya, yaitu Piala Dunia 2006 dan Piala Dunia 2010, langkah Argentina selalu digagalkan oleh lawan yang sama di babak perempat final, yakni Jerman. Dominasi tim panser seolah menjadi momok menakutkan bagi generasi berbakat Argentina kala itu.

Sementara pada Piala Dunia 2018, perjalanan Argentina kembali langsung dihentikan di babak 16 besar oleh Prancis melalui pertandingan yang berakhir dengan skor dramatis 3-4 di Kazan Arena.

Rangkaian momen krusial ini membuktikan bahwa nama besar tidak pernah menjamin kemudahan bagi Argentina di panggung tertinggi sepak bola dunia. (TJ)