Si Bengal dari Argentina Mau Hengkang dari Chelsea, Klub Spanyol Siap Menampung

Enzo Fernandez, pemain Argentina.
Sumber :
  • IG Timnas Argentina

Viva Semarang, Sepak Bola – Panggung sepak bola Eropa diguncang oleh rumor transfer yang melibatkan gelandang serang Argentina Enzo Fernandez. Si bengal yang disorot karena kartu merah saat mengganjal keras Pau Cubarsi itu kabarnya akan dibuang Chelsea. Rumor itu menyeruak setelah Enzo membuat selebrasi yang dinilai mengejek saat mencetak gol ke gawang Inggris, negara asal klub Chelsea.

Pemain Argentina Cabut dari Tottenham, Berlabuh ke Atletico Madrid

Bintang muda Argentina kelahiran 17 Januari 2001 tersebut kini menjadi pusat perhatian jagat raya sepak bola. Pasalnya, ia pun dirumorkan ingin hengkang dari Chelsea.

Di usianya yang 25 tahun, Enzo berada di masa puncak pemain sepak bola dan memiliki nilai pasar yang sangat fantastis. Data bursa transfer mencatat nilai pasarnya melonjak drastis hingga menyentuh angka 1.738,16 miliar Rupiah per Juli 2026. Angka tersebut menjadi puncak tertinggi sepanjang kariernya.

Daftar Pemain Argentina di Liga Inggris, Siap-siap Dibully

Mengawali karier profesional di River Plate dan sempat menjalani masa peminjaman di Defensa Justicia pada musim 2020/2021, bakat besarnya mulai tercium radar klub-klub Benua Biru. Benfica memboyongnya dari River Plate pada musim panas 2022 dengan mahar 769,14 miliar Rupiah. Hanya dalam kurun waktu setengah musim, kilauan penampilannya membuat Chelsea merogoh kocek sangat dalam pada pertengahan musim 2022/2023. The Blues menebus sang gelandang dan mengikatnya dalam kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2032.

Label Si Bengal dan krisis kedisiplinan kembali membayangi dinamika sang pemain. Ia sempat mengalami pasang surut di level klub dan sempat dijatuhi sanksi internal akibat komentar kontroversial terkait minatnya pada klub lain.

Penakluk Argentina Ini Malah Diremehkan Barcelona, Ya Sudah Hengkang Saja

Dan yang terbaru terjadi di Piala Dunia 2026. Sepanjang turnamen tersebut, Enzo turun sebagai starter di 88 persen laga dengan menit bermain mencapai 81 persen. Ia menyumbang dua gol dan membawa dampak signifikan bagi tim. Namun, perjalanan indahnya ternoda saat ia menerima dua kartu kuning yang berujung kartu merah pada laga krusial, yang menegaskan stigma emosional dalam permainannya.

Karakter agresif yang berpadu dengan visi bermain luar biasa justru memantik minat besar dari deretan klub elit Eropa. Empat raksasa kini tercatat bersaing ketat untuk memperebutkan tanda tangannya, jika ia benar-benar hengkang dari Chelsea.

Halaman Selanjutnya
img_title