Penakluk Argentina Ini Malah Diremehkan Barcelona, Ya Sudah Hengkang Saja

Ferran Torres merayakan gol Spanyol ke gawang Argentina.
Sumber :
  • Reuters

Viva Semarang, Sepak Bola – Kisah pahlawan Piala Dunia Spanyol, Ferran Torres, bagai dongeng satu malam. Baru saja dipuja-puji setelah mencetak gol kemenangan Spanyol atas Argentina, kini Torres justru menghadapi masalah rumit di klubnya, Barcelona.

Barcelona Depak Real Madrid dari Puncak Klasemen La Liga Setelah Hajar Rayo Vallecano

Di satu sisi, Ferran baru saja berada di puncak perjalanan kariernya setelah menjadi pahlawan penentu kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026. Namun di sisi lain, apresiasi dan tempat utama yang ia harapkan di Barcelona tampaknya tak kunjung menjadi kenyataan.

Situasi dilematis ini merangkum dinamika posisi Ferran Torres saat ini:

Tanpa Kiper Argentina, Aston Villa Hancur Lebur Dihajar Brighton 0-4

1. Sikap Barcelona: Kontrak Torres menyisakan satu tahun, dan terdapat klausul pembayaran tambahan ke Manchester City jika durasi kontraknya diperpanjang. Manajemen Barcelona cenderung enggan memperbarui kontraknya dan lebih tergiur untuk menjualnya demi membiayai perburuan target utama mereka, seperti Julian Alvarez.

2. Peran Pelatih Hansi Flick: Meskipun berhasil mengemas 21 gol musim lalu, dan melampaui catatan Robert Lewandowski, Torres masih dianggap penyerang yang kurang konsisten akibat rentetan laga tanpa gol pertengahan musim. Ditambah hadirnya amunisi baru seperti Anthony Gordon dan Karim Adeyemi, posisinya di lini depan semakin terancam.

Pemain Argentina Paredes Dilarang Bertanding 10 Kali Laga

3. Tawaran Paris Saint-Germain: Ketertarikan PSG dan Luis Enrique menjadi jalan yang menarik secara finansial maupun status. Namun, di PSG bukanlah tanpa tantangan. Torres harus bersaing dengan nama-nama besar seperti Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, hingga Desire Doue. Situasi ini berpotensi menempatka Torres kembali pada peran pemain rotasi, masalah yang persis sama seperti yang dialaminya di Barcelona.

Keputusan kini ada di tangan Ferran Torres. Ia bisa bertahan di Barcelona untuk membuktikan kepantasannya. Jika hengkang, ia harus berjuang keras mencari panggung baru meskipun risiko menjadi pemain pelapis. (TJ)