Jay Idzes Tampil Lagi, Sassuolo Tetap Tak Berdaya Hadapi Fiorentina

Sassuolo tak berdaya dan kalah dari Fiorentina meski diperkuat Jay Idzes.
Sumber :
  • Reuters

Viva Semarang, Sepak Bola – Jay Idzes kembali mengenakan seragam Sassuolo setelah absen panjang akibat cedera otot paha kiri yang mendera sejak September 2026. Namun kembalinya bek tengah Timnas Indonesia tersebut gagal menyelamatkan timnya dari kekalahan memalukan 2-4 saat menjamu Fiorentina di Mapei Stadium dalam lanjutan pekan kesepuluh Liga Italia Serie A 2026-2027.

Tanpa Jay Idzes Sassuolo Hancur Lebur Dihajar Lazio

Keputusan pelatih untuk langsung memasang Jay sebagai starter dan memberinya kepercayaan penuh selama sembilan puluh menit penuh memunculkan tanda tanya besar jika ditinjau dari aspek kesiapan taktis karena sang pemain tampak masih beradaptasi dengan ritme kompetisi level tertinggi.

Meskipun secara statistik distribusi bola Jay terlihat sangat impresif dengan catatan enam puluh operan akurat dari enam puluh dua percobaan atau mencatatkan akurasi operan mencapai 96,8 persen dari tujuh puluh tiga sentuhan namun angka tersebut menjadi ilusi penguasaan bola yang menutupi rapuhnya lini pertahanan secara keseluruhan.

Manchester City Tumbang di Kandang Aston Villa

Data statistik lanjutan dari FotMob memberikan konfirmasi atas kelemahan krusial tersebut di mana rating 5,0 yang diterima Jay menjadi salah satu rapor terendah di atas lapangan hijau akibat kegagalannya mendominasi duel fisik di lini belakang di mana dia hanya mampu memenangi satu dari tiga duel area yang dihadapinya sepanjang pertandingan.

Kerentanan di sektor pertahanan ini dimanfaatkan secara maksimal oleh lini serang Fiorentina yang menerapkan pressing ketat dan transisi cepat untuk mengeksploitasi ruang kosong di belakang lini tengah Sassuolo yang sering terlambat turun membantu lini pertahanan.

Maarten Paes Duduk Manis, Ajax Tumbangkan Atalanta di Liga Conference Eropa

Hasil negatif ini memperpanjang catatan buruk Sassuolo yang tertahan di peringkat keenam belas klasemen sementara dengan koleksi delapan poin sejajar dengan Fiorentina yang berada satu tingkat di atas berkat keunggulan selisih gol sekaligus membuktikan bahwa kehadiran satu pemain bintang saja belum cukup untuk menutup lubang besar dalam sistem pertahanan tim secara kolektif.