Kaka Slank dan Bupati Banyumas Pimpin Ratusan Skuteris Riding Keliling Purwokerto Sebelum Konser

Kaka Slank pimpin Skuteris konvoi menjelang konser di Purwokerto.
Sumber :
  • Dok

Viva Semarang, Purwokerto – Ratusan skuteris berkeliling Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (30/8/2026) siang. Mereka membawa pesan damai dan semangat perubahan jelang Konser Berani Kita Beda Tour HS Hey Slank yang digelar di GOR Satria Purwokerto hari ini.

Konser Berani Kita Beda Tour HS Hey Slank Obati Kerinduan Slankers di Purwokerto

Berkendara Vespa, vokalis Slank Akhadi Wira Satriaji alias Kaka tampak memimpin rombongan. Tampak juga Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. 

Sementara di belakangnya mengekor ratusan skuteris lainnya termasuk mereka yang mengendarai motor non-Vespa. Mengambil start di Jembatan Gerilya Soedirman, yang juga lokasi Tugu Teratai, tempat ikonik Purwokerto, raungan mesin motor membuat suasana makin meriah. 

Jelang Konser Slank, Owner Rokok HS Muhammad Suryo Ungkap Kunci Sukses: Inovasi dan Semangat Berbagi

Tampak di antara mereka membawa serta atribut. Di antara klub skuter yang ikut rombongan adalah Scooter Wangon Area Team (SWAT) hingga Paguyuban Sekuteris Banyumas Raya (Paseban Raya). 

Pentolan SWAT Wangon Eko dan Inunk “lurah” Paseban Raya terlihat di antara rombongan. 

Kebakaran Hutan Terjadi Lagi, Kali ini di Hutan di Cilongok Banyumas

“Ini kesempatan kita untuk saling bersilaturahmi, nggak hanya dari komunitas Vespa aja sih. Termasuk juga dengan Slankers se-Banyumas, di luar Banyumas, jauh-jauh, (ada) yang tadi malam baru sampai Purwokerto. Mantap sekali riding bareng Slank dan HS ya,” kata Eko dari SWAT Wangon.  

Dia menilai rangkaian event seperti ini sebagai sesuatu yang luar biasa. 

“Bagus banget kegiatan ini. Kalau bisa ya tiap tahun lah diadakan. Apalagi di event konser ini kita nggak keluarin uang sampai di atas Rp100ribu, cukup beli 2 bungkus, sekitar Rp60ribu, bisa dapat tiket masuk nonton,” sambungnya. 

Sementara, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyebut sejak iamenjabat bupati pada 2024, minimal tiap bulan ada 1 kali event. 

“Event apapun, seperti Purwokerto Half Maraton, Trail, Jazz Gunung, bulan September nanti ada Banyumas Old City Run. Untuk event HS Slank masuk Purwokerto ini gebrakan luar biasa, biasanya kecil (artist yang dibawa) ini yang dibawa langsung Slank, langsung ‘gajah’ istilahnya,” kata Sadewo yang asli Banyumas ini. 

Banyumas, termasuk Purwokerto mempunyai aneka tempat ikonik dan sejarah tersendiri tentang kemerdekaan. Secara ekonomi, tambah Sadewo, Banyumas juga menarik untuk investasi, termasuk biaya hidup yang murah.  

Halaman Selanjutnya
img_title