Cuaca Buruk Rumah Warga Hancur Tertimpa Pohon
Viva Semarang – Angin kencang yang melanda Kabupaten Semarang pada Senin (26/01/2026), mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, salah satunya di Dusun Jatikurung, Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus. Akibat kejadian ini satu rumah milik warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon waru berukuran 25 meter yang tumbang diterjang angin.
Rumah milik Rurozi, tertimpa empat pohon waru dengan ketinggian sekitar 25 meter dan menimpa bagian atap dapur, kamar mandi, serta sebagian kamar tidur rumah korban. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.15 WIB saat cuaca buruk melanda wilayah tersebut.
Pemilik rumah, Rurozi, mengatakan saat kejadian dirinya tengah bekerja di Kota Semarang. Angin kencang tiba-tiba menerjang dan membuat empat pohon di samping rumah ambruk.
“ Anak saya saat itu sendirian di rumah, ketakutan lalu lari keluar rumah,” terangnya pada Selasa (27/1/2026).
Usai kejadian, personel BPBD Kabupaten Semarang bersama petugas pemadam kebakaran dan dibantu warga setempat melakukan penanganan dengan memotong dan mengevakuasi batang pohon yang tumbang.
" Hari ini kerja bakti memperbaiki atap rumah dan memotong sisa batang pohon," ujarnya.
Dikatakan juga oleh Rurozi, pohon-pohon tersebut berada di lahan milik tetangganya dan sebelumnya sudah pernah diingatkan agar dilakukan pemangkasan.
“ Alhamdulillah diselesaikan secara kekeluargaan. Tidak ada korban jiwa, kerugian material sekitar Rp5 juta,” imbuhnya.
Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan menjelaskan, sejak awal Januari 2025 hingga saat ini tercatat 14 kejadian bencana di Kabupaten Semarang.
" Rinciannya, cuaca ekstrem sebanyak tiga kejadian, banjir dua kejadian, tanah longsor enam kejadian, serta bencana nonalam dua kejadian" jelas Alex.
Ditambahkan Alex, potensi bencana hidrometeorologi basah masih perlu diwaspadai, seperti hujan lebat disertai angin kencang yang dapat memicu longsor dan banjir.
“Rata-rata dari 19 kecamatan berpotensi terdampak, sesuai pembaruan harian dari BMKG,” jelasnya.
Alex juga mengatakan, BMKG juga melaporkan adanya tiga siklon tropis, salah satunya di wilayah Lampung yang bergerak ke arah Pulau Jawa. Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung hingga Maret dan awal April mendatang. BPBD Kabupaten Semarang telah meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengaktifkan kembali saluran komunikasi bersama camat dan kepala desa, serta menerjunkan tim pemantau di seluruh kecamatan.