Berburu Biawak, Warga Grobogan Hanyut di Sungai Lusi

Tim SAR gabungan mengevakuasi warga Grobogan yang hanyut di Sungai Lusi.
Sumber :
  • Basarnas Semarang

Viva Semarang, Grobogan – Seorang warga di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah dilaporkan hanyut di Sungai Lusi.

KA Argo Bromo Anggrek Kecelakaan Lagi, 4 Meninggal di Grobogan

Kantor SAR Semarang menginformasikan, peristiwa ini bermula saat Yusuf Afandi (24), warga Godong, Kabupaten Grobogan, bersama 5 rekannya sedang berburu biawak. Mereka berburu di wilayah Dusun Brakas, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu pada Senin (4/5) kemarin siang.

Saat mencoba menyeberangi Sungai Lusi dengan cara berenang, korban diduga mengalami kelelahan di tengah aliran. Akibat kondisi fisik yang menurun, ia tidak mampu melawan derasnya arus sungai hingga terseret dan tenggelam.

Korban Hanyut Sungai Bogowonto Ditemukan Tim SAR Sejauh 6 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Kantor SAR Semarang yang menerima laporan segera memerintahkan Posko SAR Jepara untuk melakukan pencarian.

Setelah menyisir sekitar lokasi, Tim SAR gabungan mencapai titik temu pada Selasa siang. Korban yang dinyatakan hilang sejak Senin tersebut ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Petani Wonosobo Hanyut Tersapu Longsor ke Sungai Bogowonto

Jasad korban terdeteksi berada pada jarak sekitar 3 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi bahwa tim menemukan keberadaan korban pada pukul 13.30 WIB saat melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

"Penemuan ini bermula ketika personel di lapangan melihat adanya benda berwarna hitam yang berada di bawah permukaan air di area pinggiran sungai. Setelah dilakukan pemeriksaan secara saksama, dipastikan bahwa objek tersebut merupakan jasad Yusuf Afandi yang tengah dicari," jelasnya, Selasa (5/5).

Segera setelah dipastikan identitasnya, tim SAR gabungan melakukan prosedur evakuasi dari dasar sungai menuju daratan. Korban kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Godong menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Budiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur tim SAR gabungan yang telah bekerja sama sehingga proses pencarian dapat diselesaikan dengan cepat.

Ia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar area sungai, mengingat karakteristik arus yang tidak menentu. (TJ)