Pengaduan Posko SPMB Disdikbudpora Kab. Semarang, Persoalan Domisili Masih Jadi Masalah Tiap Tahun
- Abc
Viva Semarang – Hari pertama pendaftaran sekolah tingkat SMP dan SD tahun ajaran 2026/2027, posko SPMB 2026 yang dibuka oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olah Raga Kabupaten Semarang ramai didatangi oleh masyarakat yang hendak mendaftarkan anaknya untuk masuk SD maupun SMP.
Rata - rata warga yang mendatangi posko SPMB mengalami sejumlah kendala saat mendaftarkan masuk ke SMP atau SD yang dibuka secara online.
Kabid kabid Pembinaan Pendidikan Dasar disdikbudpora Kab. Semarang Agung Galih Hardiyanto mengatakan, posko SPMB akan dibuka selama 3 hari ( Selasa 2/6/2026 hingga Kamis 4/6/2026) dan melayani semua keluhan terkait SPMB baik SD maupun SMP.
" Kami menerima semua laporan atau keluhan masyarakat terkait SPMB. Baik itu SD maupun SMP. Layanan ini kita berikan bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam pendaftaran ataupun membutuhkan informasi terkait dengan jalur prestasi, terutama terkait piagam prestasi siswa," ujar Agung.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Kasi Kurikulum Disdikbudpora Kabupaten Semarang sekaligus Ketua Posko SPMB 2026/2027, Dewi Nirmalasari, posko SPMB juga melayani pembuatan akun bagi calon peserta didik dari luar daerah.
" Untuk masyarakat yang berasal dari luar kota. Kami layani pembuatan akunnya di posko ini," imbuhnya.
Selain itu, Disdikbudpora juga memberikan perhatian khusus bagi calon siswa berkebutuhan khusus atau inklusi. Orang tua diwajibkan berkonsultasi terlebih dahulu dan membawa surat keterangan dari psikolog sebelum melakukan pendaftaran.
" Kami harus memastikan apakah anak tersebut direkomendasikan untuk belajar di sekolah formal (inklusi) atau memang harus di Sekolah Luar Biasa (SLB). Ini demi kenyamanan dan perkembangan anak itu sendiri agar adil (fair)," lanjutnya.
Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang, Joko Sriyono, mengungkapkan masih banyak kendala yang ditemui masyarakat pada hari pertama pendaftaran.
Keluhan paling banyak berkaitan dengan pembuatan akun bagi pendaftar luar daerah, verifikasi piagam prestasi, hingga persoalan perpindahan domisili.
"Tadi saya sempat ngobrol sama warga, memang banyak keluhan, diantaranya tadi itu ada soal verifikasi pengadaan kejuaraan di jalur prestasi, misal kejuaraan itu berjenjang atau tidak, lalu yang dapat medali emas atau perak itu bisa daftar di jalur prestasi atau tidak," ungkapnya.