Waspada, Rob Diprediksi Melanda Pantura Jawa Tengah Besok

Warga Pemalang melewati genangan rob.
Sumber :
  • Dok

Viva Semarang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi banjir rob yang melanda wilayah Pantura Jawa Tengah. Peringatan itu disampaikan melalui melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang.

PLN UID Jateng Hadir Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional 2026, Layani 12,7 Juta Pelanggan

Potensi banjir pesisir atau rob diprediksi akan melanda wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada hari Selasa, 16 Juni 2026, dengan masa berlaku mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Pihak BMKG Semarang yang diwakili oleh prakirawan Sediyanto menjelaskan bahwa ancaman banjir rob ini dipicu oleh adanya aktivitas pasang air laut yang tinggi.

Bank Indonesia dan Pemkot Semarang Tuntaskan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di 16 Kecamatan

"Kondisi tersebut memengaruhi dinamika wilayah pesisir di sepanjang Pantai Utara Jawa Tengah sehingga berpotensi menaikkan permukaan air laut hingga mencapai titik maksimum dan menggenangi wilayah daratan sekitar pantai," tulis Sediyanto melalui rilis tertulis, Senin (15/6/26).

Fenomena banjir pesisir ini berpotensi membawa dampak yang cukup signifikan terhadap aktivitas harian masyarakat. Genangan air laut diperkirakan akan mengganggu kelancaran transportasi di sekitar kawasan pelabuhan dan pesisir.

Polda Jateng Salurkan 32 Ribu Liter Air Bersih Atasi Kekeringan Ekstrim di Jabungan Semarang

Selain itu, sektor ekonomi lokal seperti aktivitas petani garam, operasional perikanan darat, hingga kegiatan bongkar muat komoditas di pelabuhan juga terancam mengalami hambatan akibat luapan air tersebut.

Merespons potensi gangguan ini, BMKG mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan Pesisir Utara Jawa Tengah untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak banjir rob. 

Warga dan para pelaku usaha maritim juga diharapkan untuk terus memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim secara berkala melalui saluran komunikasi resmi yang disediakan oleh BMKG. (TJ)