Nyaris Roboh, Rumah Sri Maryati Dibedah Rumah Polres Semarang

Polres Semarang Bedah Rumah Tidak Layak Huni Milik Warga Ungaran
Sumber :
  • Abc

Viva Semarang – Senyum lega akhirnya menghiasi wajah Sri Maryati warga Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, setelah rumah yang selama ini ditempatinya mendapat bantuan renovasi Polres Semarang yang bekerja sama dengan Baznas dan Pemkab Semarang. Sebelumnya, kondisi bangunan tersebut sudah sangat memprihatinkan hingga harus disangga menggunakan tiga batang bambu agar tidak roboh.

Sunaryo Kini Mudah Bertanam Setelah Dapat Bantuan Traktor

Sri Maryati mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, renovasi rumah tersebut menjadi harapan baru agar ia dan keluarganya bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman.

"Alhamdulillah, bisa bermanfaat," ungkapnya penuh syukur.

Polres Tegal Menggulung Komplotan Pelaku Curanmor, Tiga Pelaku Ditangkap

Ia menceritakan, kerusakan rumahnya sudah cukup parah. Tiang-tiang penyangga mengalami kerusakan hingga nyaris ambruk. Bagian ruang tamu menjadi titik yang paling mengkhawatirkan karena harus ditopang dengan tiga batang bambu sebagai penyangga darurat.

"Sebelumnya sudah parah, tiangnya mau runtuh, sudah patah-patah. Yang paling parah di ruang tamu, sampai dikasih tiga tiang bambu," tuturnya.

Polres Pemalang Ringkus 16 Pelaku Curas Hingga Curanmor

Menurut Sri Maryati, bambu penyangga tersebut baru dipasang sekitar tiga bulan terakhir. Meski demikian, kondisi bangunan sebenarnya sudah lama memprihatinkan karena bagian kayu penyangga terus mengalami penurunan dan berpotensi membahayakan penghuni.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan ada 3 keluarga yang mendapatkan bantuan bedah rumah dalam rangka rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.  Bedah rumah bagi warga kurang mampu ada di tiga lokasi berbeda, yakni di Desa Cukil Kecamatan Tengaran, Desa Kopeng Kecamatan Getasan, dan Kelurahan Candirejo Kecamatan Ungaran Barat.

"Salah satu indikator masyarakat sejahtera adalah memiliki hunian yang layak. Melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Polri," ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Semarang mengatakan bahwa rumah yang layak huni juga akan memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak-anak serta memberikan semangat bagi mereka dalam meraih cita-cita di masa depan.

"Selain program bedah rumah, Polres Semarang juga melaksanakan berbagai kegiatan bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, di antaranya donor darah dan operasi bibir sumbing bagi masyarakat yang membutuhkan,"imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
img_title