MPLS Tak Sekadar Pengenalan Sekolah, Pendidikan Karakter Jadi Senjata Pencegahan Kenakalan Remaja

Pendidikan Karakter Menjadi Program MPLS SMP Negeri 2 Tengaran, Kab. Semarang
Sumber :
  • Abc

Viva Semarang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Tengaran dan SMP Negeri 2 Tuntang tahun ajaran 2026/2027 tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru. Lebih dari itu, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai langkah awal membangun karakter, memetakan gaya belajar, sekaligus menyiapkan siswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.

Government Go to School Tanamkan Kesadaran Hukum dan Nasionalisme kepada Pelajar Kabupaten Semarang


Kepala SMP Negeri 2 Tuntang yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 2 Tengaran, Lilik Nurcholis, menegaskan bahwa MPLS merupakan fondasi penting sebelum siswa memasuki proses belajar di kelas.

" MPLS bukan sekadar seremonial mengenalkan ruang kelas, melainkan langkah awal kami dalam melakukan asesmen awal kesiapan belajar siswa. Kami berharap setelah MPLS usai, anak-anak memiliki fondasi mental dan kemampuan beradaptasi yang matang untuk memasuki ekosistem pembelajaran yang bermakna," jelasnya, saat dijumpai di SMP Negeri 2 Tengaran, (Rabu,15/7/2026).

Para Siswa Mengikuti Pengenalan Lingkungan Sekolah Saat MPLS SMP Negeri 2 Tuntang, Kab. Semarang.

Photo :
  • Abc

PSF Group Berkolaborasi dengan Sekolah Terang Bangsa Membuka Sport Fasilitas di Semarang


Melalui pendekatan yang inklusif, sekolah juga membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, berkomunikasi, dan berkolaborasi.

" Harapannya, siswa baru tidak hanya cepat beradaptasi di lingkungan sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan," imbuhnya.

Di SMP N 2 Tengaran, sebanyak 320 siswa baru yang terbagi dalam 10 rombongan belajar mengikuti rangkaian MPLS dengan mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pendidikan Ramah.

Selain materi wajib seperti Pagi Ceria, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, budaya 5S, etika bermedia sosial, hingga gerakan hidup sehat dan rukun, sekolah juga menambahkan materi penguatan karakter, kepramukaan, pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, Wiyata Mandala, pendidikan baris-berbaris, hingga psikotes untuk mengetahui gaya belajar setiap siswa.

Ketua Panitia MPLS SMP Negeri 2 Tengaran, Restu Aji Wicaksono, mengatakan penambahan materi pendidikan karakter dilakukan sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi remaja saat ini, terutama pengaruh media sosial dan penggunaan gawai yang tidak bijak.

" Kenakalan remaja saat ini cukup memprihatinkan. Anak-anak banyak terpengaruh oleh gadget dan media sosial. Karena itu kami memperkuat pendidikan karakter agar mereka memiliki karakter yang kuat sehingga bisa belajar dengan nyaman," ungkap Aji.

Sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sekolah juga menerapkan kebijakan larangan membawa telepon genggam bagi siswa. Pengecualian hanya diberikan jika perangkat tersebut memang diperlukan dalam proses pembelajaran dengan pengawasan guru.

" Pembatasan penggunaan HP di lingkungan sekolah terhadap para murid cukup berdampak pada  proses belajar mengajar. Tanpa HP saat disekolah siswa menjadi lebih konsetrasi belajar serta menumbuhkan rasa sosial antar teman," tambahnya.

Sementara itu Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Agung Galih H, mengatakan selama masa MPLS hingga hari Jumat(17/7/2026) sekolah diharapkan mampu mengenalkan lingkungan sekolah terhadap para murid baru, sehingga dengan adaptasi yang baik maka akan membentuk karakter siswa yang berprestasi.

" Adaptasi itu cukup penting. Anak - anak ini kan baru mengalami masa transisi dari SD ke SMP sehingga perlu Pengenalan Lingkungan Sekolah yang baik. Lingkungan itu tidak sekedar lokasi dimana mereka sekolah, namun juga bagaimana bersosialisasi dengan teman - teman baru. Kami harap MPLS berjalan baik sehingga dapat membentuk karakter murid yang berprestasi," ungkap Agung.

Halaman Selanjutnya
img_title