Kemarau Mulai Menggigit, Polisi Salurkan Air Bersih untuk 250 KK di Pemalang

Petugas Polsek Bantarbolang Pemalang menyalurkan bantuan air bersih untuk warga yang kekeringan.
Sumber :
  • Hmz

Viva Semarang, Pemalang – Dampak musim kemarau mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Pemalang. Sebanyak 250 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Sipanjang, Desa Kuta, Kecamatan Bantarbolang, kini mengalami krisis air bersih.

Detik-detik Penggerebekan Rumah Produksi Ganja Sinte Cair di Pemalang, Polisi Amankan Dua Orang

Bantuan air bersih pun datang dari berbagai pihak. Salah satunya dari Polsek Bantarbolang bersama BPBD Kabupaten Pemalang, Perhutani, dan stakeholder terkait. Satu tangki air berkapasitas 5.000 liter air bersih disalurkan pada Kamis (23/7/26).

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, melalui Kapolsek Bantarbolang Iptu Eko Purwanto, menyampaikan bahwa bantuan ini disalurkan untuk membantu mencukupi kebutuhan harian warga yang terdampak kekeringan.

Kekeringan Melanda 25 Daerah di Jawa Tengah

"Bantuan air bersih ini disalurkan untuk membantu meringankan beban kurang lebih 250 KK di Dusun Sipanjang yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau," ujar Iptu Eko Purwanto.

Selain penyaluran air bersih, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek, BPBD, Asper BKPH Banjarsari, Pabin Jagawana KPH Pemalang, Polhut, hingga Pemerintah Desa Kuta juga menggelar patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Blora dan Klaten

Patroli menyisir kawasan dari perbatasan Kecamatan Pemalang di Desa Lenggerong hingga memasuki pemukiman dan kawasan hutan di Desa Kuta. Langkah ini dilakukan untuk memantau titik rawan sekaligus mengedukasi warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Iptu Eko menegaskan, gabungan aksi sosial dan patroli ini merupakan langkah mitigasi terpadu dalam menghadapi dampak kekeringan di wilayah Pemalang. (Hamzah/TJ)