BMKG Beri Peringatan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Laut Utara Jawa Tengah
- viva.co.id
Viva Semarang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi prakiraan tinggi gelombang laut untuk wilayah Jawa Tengah yang berlaku pada periode 28 hingga 31 Juli 2026. Dalam laporan tersebut, BMKG mengimbau para pengguna jasa kelautan dan masyarakat pesisir untuk mewaspadai potensi kenaikan gelombang laut yang dapat memengaruhi aktivitas pelayaran.
Berdasarkan kondisi sinoptik, pola angin di sejumlah kawasan laut Jawa Tengah umumnya bertiup dari arah Timur Laut menuju Tenggara. Kecepatan angin di area perairan diprakirakan bergerak secara dinamis antara 2 hingga 20 knot.
Kondisi tersebut memicu peluang terjadinya gelombang tinggi di laut yang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. Wilayah perairan yang berpotensi terdampak kenaikan gelombang ini meliputi Perairan Kepulauan Karimunjawa Bagian Barat, Perairan Kepulauan Karimunjawa Bagian Timur, Perairan Pekalongan - Kendal, Perairan Semarang - Demak, Perairan Jepara, serta Perairan Pati - Rembang.
Terkait kondisi ini, BMKG memberikan panduan keselamatan pelayaran guna mengantisipasi bahaya di laut. Para nelayan tradisional yang menggunakan perahu nelayan diingatkan agar berhati-hati apabila kecepatan angin telah mencapai 15 knot dengan ketinggian gelombang menyentuh 1,25 meter.
Selain perahu nelayan, risiko keselamatan tinggi juga mengintai operasional kapal tongkang apabila kecepatan angin berhembus hingga 16 knot dan gelombang mencapai ketinggian 1,5 meter. Seluruh pihak yang beraktivitas di laut diharapkan senantiasa mengutamakan prosedur keselamatan dan memantau pembaruan cuaca maritim secara berkala. (TJ)