Government Go to School Tanamkan Kesadaran Hukum dan Nasionalisme kepada Pelajar Kabupaten Semarang
- Abc
Viva Semarang – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Semarang menghadirkan program Government Go to School di SMP Negeri 2 Ungaran. Kegiatan yang dikemas melalui apel bersama itu menghadirkan suasana berbeda karena pembina apel bukan berasal dari kalangan guru, melainkan anggota kepolisian.
Sebanyak 1.043 siswa mengikuti apel yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Semarang, Kompol Suramto SH.MH. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan edukasi hukum sejak dini kepada para pelajar sebagai upaya mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang belakangan masih ditemukan di Kabupaten Semarang.
Menurut Suramto, kegiatan itu juga sejalan dengan program Polri yang aktif hadir di lingkungan sekolah. Melalui pendekatan edukatif, siswa diajak memahami pentingnya menaati aturan hukum agar tidak mudah terpengaruh perilaku menyimpang, termasuk fenomena kelompok k. reak yang kini ramai diperbincangkan.
"Jadi tujuan utama kami kenalkan hukum secara dini kepada siswa-siswa. Sehingga nanti kalau siswa-siswa itu sudah mengerti tentang hukum bisa lebih berhati-hati. Tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang masuk menjadi ranah kenakalan remaja. Saat ini baru viral kegiatan-kegiatan kreak yang pada umumnya dilaksanakan oleh anak-anak seusia SMP," ungkapnya.
Selain mendapatkan pembinaan dari kepolisian, para siswa juga menerima bantuan 80 bendera Merah Putih dari Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Penyerahan dilakukan secara simbolis dengan cara yang unik. Sebanyak 80 siswa mengibarkan bendera Merah Putih secara bersama-sama sambil menyanyikan lagu Berkibarlah Benderaku.
Program pembagian bendera tersebut merupakan bagian dari gerakan penguatan pendidikan karakter dan penanaman rasa cinta tanah air. Pada 2026, Kesbangpol Kabupaten Semarang menyiapkan 2.000 bendera Merah Putih yang didistribusikan ke sekolah, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.
Kepala SMP Negeri 2 Ungaran, Sarbun Hadi Sugiarto, menilai kegiatan tersebut memberi pengalaman berharga bagi para siswa. Menurutnya, pembinaan dari kepolisian sekaligus penyerahan bendera Merah Putih menjadi momentum untuk menanamkan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta memperkuat jiwa nasionalisme sejak usia sekolah.
" Murid kami sejumlah 1.043, tadi semuanya ikut apel di lapangan. Semua anak menerima langsung pembinaan dari pembina apel. Sejumlah 80 bendera yang tadi langsung kami terima dan dikibarkan oleh anak-anak sekaligus menyanyikan Berkibarlah Benderaku. Nah, ini menjadi salah satu salah satu proses untuk meningkatkan nasionalisme murid-murid kami. Saya juga melihat secara langsung anak-anak menjadi semangat dan semoga ini betul-betul meningkat rasa nasionalismenya," pungkasnya.