948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng, Buka Persaingan Ke Tingkat Nasional
- Abc
Viva Semarang – Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah resmi digelar di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Turnamen bergengsi ini diikuti 948 atlet muda dari 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah yang bersaing memperebutkan tiket menuju kejuaraan nasional.
Ketua Panitia Kejuaraan Junior Panahan 2026 Jawa Tengah, Wahyu Putratama mengatakan, para atlet yang tampil merupakan pemanah terbaik dari masing-masing daerah. Nantinya, atlet yang berhasil menjadi juara akan dipersiapkan untuk tampil pada kejuaraan tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kudus pada Juli mendatang.
" Dalam pertandingan kali ini mempertandingkan sejumlah divisi, mulai dari Standar Nasional, Compound hingga Recurve," terangnya.
Para peserta juga dibagi dalam beberapa kelompok usia, yakni KU 10, KU 13, KU 15 dan KU 18. Sementara jarak tembak disesuaikan dengan kategori yang diikuti, mulai 10 meter hingga 40 meter.
“ Pada Kejurprov Junior kali ini juga ada atlet-atlet binaan Kemenpora yang memperkuat kontingen Kota Semarang, Surakarta dan Kabupaten Sragen,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Semarang, Imam Karsono menambahkan, tuan rumah Kabupaten Semarang menurunkan 60 atlet yang tersebar di seluruh divisi dan kelompok umur.
" Kabupaten Semarang dipercaya menjadi penyelenggara setelah memperoleh suara terbanyak dalam proses voting, salah satunya karena dinilai memiliki lokasi yang strategis," tambahnya.
Persaingan ketat juga dirasakan para atlet di lapangan. Salah satunya Muhammad Althaf Putranto (14 tahun) atlet asal Cilacap yang turun di kelas Standar Nasional U15. Di tengah cuaca panas dan hembusan angin yang berubah-ubah, Althaf tetap tampil tenang saat membidik target di depannya.
“ Cuaca memang cukup panas dan berangin, tapi masih bisa tampil baik. Kondisinya hampir sama seperti saat latihan di Cilacap, jadi tidak terlalu menjadi kendala,” katanya.
Althaf mengaku awalnya mengenal panahan hanya sekadar iseng. Namun, dalam waktu sekitar dua setengah tahun, hobinya itu justru membawanya menorehkan prestasi hingga level internasional. Pada 2025 lalu, ia bahkan sempat tampil dalam kejuaraan internasional di Yogyakarta yang diikuti atlet dari tujuh negara, di antaranya Malaysia, Singapura hingga Kanada.