Edukasi di Tengah Lari, Rupiah Jadi Kebanggaan
- TJ Sutrisno
Viva Semarang, Magelang – Rupiah Borobudur Playon 2026 kembali berlangsung pada Minggu 5 Juli 2026. Ini adalah kali ke empat event sport tourism itu digelar. Lebih dari 4.000 pelari ikut ambil bagian pada RBP 2026 yang mengambil rute mengelilingi desa-desa di sekitar Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Yang menarik, RBP tak hanya menjadi ajan olahraga dan pariwisata. Lebih dari itu, akan ini menjadi momen untuk semakin cinta terhadap mata uang Rupiah yang menjadi kebanggaan Indonesia.
Kolaborasi Bank Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadikan Rupiah Borobudur Playon sebagai ajan untuk mengedukasi masyarakat tentang Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Salah satunya dengan mengenali ciri-ciri keaslian uang serta merawatnya dengan baik agar tidak cepat rusak.
Di ajang itu, masyarakat di sekitar Borobudur menampilkan kesenian tradisional di tepi rute yang dilewati para pelari. Sambil memainkan alat musik tradisional, mereka juga membawa atribut dan alat peraga untuk mensosialisasikan gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Bank Indonesia juga membuka stand di lokasi RBP 2026. Di situ para pelari yang sudah menuntaskan lomba bisa mengunjungi stand untuk mendapatkan edukasi tentang Rupiah.
Peserta diajak untuk Bangga Rupiah dengan memahami mata uang ini sebagai simbol kedaulatan negara dan satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Masyarakat juga diedukasi mengenai fungsi Rupiah dalam perputaran ekonomi, bertransaksi secara bijak, serta didorong untuk meningkatkan adopsi sistem pembayaran digital berbasis QRIS.
"Asyik dan seru. Sebagai pecinta lari, saya selalu ingin mendapatkan sesuatu yang lebih di setiap event. Dan Rupiah Borobudur Playon ini selalu ada yang lebih, tas ada seni tradisional di rute, dan ada juga stand edukasi Rupiah. Pasti, sebagai orang Indonesia saya bangga dengan mata uang kita," kata Putri, salah satu pelari di RBP 2026.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, M. Noor Nugroho mengatakan, program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah menjadi bagian dari event ini.
"Peserta lomba lari diajak memahami pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, termasuk melalui cheering point di sepanjang rute lari. Ada juga Pojok Edukasi Keuangan Digital dan Pelindungan Konsumen yang menyediakan berbagai kuis dan permainan interaktif. Ini untuk mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital serta meningkatkan pemahaman masyarakat untuk bertransaksi secara cepat, mudah, murah, aman, dan andal," jelas Noor Nugroho.