Udinus Hibahkan Inovasi Toyaku, Memproses Udara Bebas Menjadi Air Minum

Rektor Udinus dan Sekda Jateng Sunarno mencoba air minum hasil dari ToyaKU.
Sumber :
  • Dok

Viva Semarang – Universitas Dian Nuswantoro membuat karya inovatif bernama Toyaku yang mampu memproses udara bebas menjadi air minum.

Petani Boyolali Panen Raya Jagung Serentak Bersama Presiden

Karya inovatif Fakultas Teknik Udinus tersebut dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 5 Mei 2026.

Hibah ini mencakup alat Smart Atmospheric Water Generator (AWG) inovatif yang mampu memproses udara bebas menjadi air bersih siap minum. 

Polisi Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis di Bawen

Rangkaian acara peresmian diisi dengan uji coba Toyaku, penandatanganan naskah hibah, serta penyerahan secara simbolis. Hibah ini menjadi wujud nyata dari international development cooperation dan international collaboration dalam skala regional untuk menjawab tantangan lingkungan.

Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio S.T., M.Kom., menyerahkan langsung inovasi tersebut kepada Gubernur Jateng melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, S.E., M.M.

Jawa Tengah Akselerasi Ekonomi Hijau Melalui CJIBF dan UMKM Grande 2026

Prof. Pulung menegaskan bahwa hibah ini merupakan komitmen awal kampus dalam melakukan hilirisasi riset untuk publik. Proses hibah kepada Pemprov Jateng diharapkan dapat menjadi pemicu agar inovasi Toyaku semakin dikenal luas oleh masyarakat. 

“Kami ingin inovasi ini bisa segera dimanfaatkan di tempat-tempat yang memang membutuhkan. Harapannya, inovasi seperti ini tidak berhenti di kampus saja, melainkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Rektor Udinus.  

Serah terima dilakukan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Kemudahan Perizinan Berusaha di Jawa Tengah yang disaksikan langsung oleh beberapa perwakilan kabupaten/kota di Jateng.

Melalui langkah ini, Udinus memperkuat regional partnership dan regional collaboration sebagai bagian dari pencapaian SDG 17 (Partnerships for the Goals).

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, menyampaikan apresiasi setelah melakukan uji coba meminum air hasil proses udara tersebut. 

“Rasanya sangat segar, seperti air gunung. Kami sangat mengapresiasi Udinus yang telah melahirkan inovasi Toyaku. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi strategis pemerintah dalam mengatasi krisis air bersih di daerah tanpa sumber mata air, khususnya untuk menghadapi datangnya musim kemarau panjang pada bulan Juni,” ungkapnya.

Pemanfaatan teknologi Toyaku ini juga secara langsung mendukung target penyediaan air bersih melalui sistem water purification dan pengelolaan water resource yang lebih efisien.

Halaman Selanjutnya
img_title