Desa Sembungan Dieng, Pesona Luar Bisa di Atas Awan

Desa Sembungan Dieng, Wonosobo.
Sumber :
  • TJ Sutrisno

Liputan Perjalanan: Teguh Joko Sutrisno

Kebakaran Hutan Gunung Sumbing Merambat ke Temanggung, Petugas Sekat Api dan Proteksi Pipa Air

Viva Semarang – Perjalanan saya di kawasan dataran tinggi Dieng telah sampai di sebuah desa yang disebut-sebut sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa. Inilah Desa Sembungan.

Saya tiba pada Sabtu pagi di bulan Agustus yang dingin. Malamnya saya menginap sebentar di tenda, persis di tepi Telaga Cebong, ikon Desa Sembungan.

Gunung Pakuwojo Dieng Terbakar

Jam 03.00 keesokan harinya, saya mendaki bukit yang terkenal sebagai salah satu destinasi yang favorit di Dieng, yaitu Bukit Sikunir.

Satu jam mendaki, maka saya dan ratusan wisatawan yang lain tiba di sebuah padang rumput, yang di depannya membentang lembah luas. Samar-samar sudah terlihat siluet Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang masih agak gelap.

Ratusan Pendaki Dievakuasi Akibat Kebakaran Gunung Sumbing

Waktu yang ditunggu pun tiba. Matahari mulai menampakkan pendar jingga di ufuk timur. Semakin lama semakin jelas dan berwarna keemasan. Inilah Golden Sunrise yang sangat terkenal itu. Saya pun menikmati pesona yang sangat eksotis ini di puncak Bukit Sikunir.

Tak terasa satu jam sudah saya duduk lesehan di atas matras, menikmati keindahan yang terbentang di bawah sana. Waktu seakan berjalan begitu cepat, terhanyut dalam panorama yang aduhai dari puncak bukit ini. Entah sudah berapa cangkir teh hangat yang saya seruput, rasanya sayang jika harus cepat-cepat beranjak.

Udara di sini begitu kaya dengan oksigen yang bersih, tak tercemar. Makanya, tak salah jika teman saya berpesan, "Hirup sepuasnya!" Dan memang benar, udara di Desa Sembungan ini terasa nikmat dihirup. Dinginnya menusuk di pagi hari, namun begitu matahari mulai menghangatkan, udara pun terasa jauh lebih segar.

Desa Sembungan terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Desa di Dataran Tinggi Dieng ini posisinya berada di ketinggian mencapai 2.306 meter di atas permukaan laut. Pantas saja dinginnya menusuk tulang. Bahkan, pada musim kemarau, embun dapat membeku menjadi es di permukaan rumput dan dedaunan.

Untuk mencapai desa ini, kita harus melewati Wonosobo, kemudian Dataran Tinggi Dieng. Dari sana, petunjuk arah menuju Desa Sembungan sudah jelas. Jalannya sudah diaspal dan sebagian dibeton, cukup untuk dilalui dua mobil berpapasan. Saat memasuki area pemukiman, sebuah gerbang menyambut dengan tulisan, "Sembungan Village, Desa Tertinggi Di Pulau Jawa."

Halaman Selanjutnya
img_title