Banyumas Juara, Ini Daftar Daerah dengan Wisatawan Terbanyak di Jawa Tengah Selama Libur Sekolah

Curug Jenggala, Salah satu sudut keindahan di Banyumas.
Sumber :
  • Instagram @instapurwokerto

Viva Semarang, Wisata – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah merilis data pergerakan wisatawan nusantara selama periode libur sekolah 2026.

Gerindra: PAD Jateng Terlalu Andalkan Pajak Kendaraan, Harus Ada Terobosan

Sebagai informasi, libur panjang sekolah berlangsung mulai 20 Juni hingga 12 Juli 2026. 

Berdasarkan data rekapitulasi terkini, Kabupaten Banyumas menduduki peringkat pertama sebagai destinasi dengan kunjungan terbanyak di Jawa Tengah.

PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Pengamanan VVIP Disiapkan

Banyumas Juara setelah mencatatkan angka kunjungan sebesar 629.320 wisatawan nusantara.

Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Klaten dengan 501.449 pengunjung. Disusul oleh Kota Semarang di peringkat ketiga uang menyedot 345.231 pergerakan wisatawan.

Heritage of Light Gedongsongo Fest, Pesta Lampion Dibanjiri Ribuan Wisatawan

Kepala Disporapar Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan bahwa dominasi Banyumas dan Klaten membuktikan bahwa strategi diversifikasi destinasi dan optimalisasi daya tarik wisata berjalan efektif.

"ujar Hanung Triyono saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).

Hanung juga menambahkan bahwa tingginya angka pergerakan di wilayah Klaten didorong oleh optimalisasi wisata air dan klaster heritage.

Sedangkan Kota Semarang tetap konsisten mempertahankan posisinya sebagai pusat wisata urban dan sejarah di Jawa Tengah.

"Kota Semarang tetap mengandalkan kawasan Kota Lama dan sekitarnya sebagai destinasi favorit yang mencatatkan kunjungan luar biasa. Rata-rata mencapai 21.700 pengunjung per hari," kata Hanung di Semarang, Selasa 7 Juli 2026.

Di bawah tiga besar, Kabupaten Wonosobo mencatatkan 229.013 kunjungan, diikuti Kabupaten Batang dengan 202.339 pengunjung, dan Kabupaten Demak dengan 131.210 pengunjung.

Disporapar Jawa Tengah memastikan total pergerakan wisatawan domestik di 35 kabupaten/kota selama libur sekolah tahun ini telah melampaui target yang ditetapkan, sekaligus menjadi stimulus kuat bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (TJ)