Bandara Ahmad Yani Semarang Bikin Pemandu Lokal Karimunjawa Kantongi Sertifikat Selam Global

Bandara Ahmad Yani Semarang memberi pelatihan selam berstandar internasional bagi pemandu wisata Karimunjawa.
Sumber :
  • Dok

Viva Semarang – Kepulauan Karimunjawa telah menjadi destinasi wisata andalan Jawa Tengah. Masyarakat di pulau yang sangat indah ini mengandalkan pariwisata sebagai penopang ekonomi selain hasil laut dan perkebunan.

Jadwal Festival Kota Lama 2026, Ada Pasar Kuliner dan Musik Jazz

Mereka terus mengasah keahlian di bidang pariwisata, terutama wisata bahari. Salah satunya adalah keterampilan diving atau menyelam, untuk memandu wisatawan.

Melihat hal itu, PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memberikan pelatihan Sertifikasi Open Water Diver gratis bagi masyarakat lokal Karimunjawa yang berlangsung pada 29 hingga 31 Agustus 2026. 

Staycation Terindah di Lereng Gunung Sindoro: Kledung Park

Langkah ini menjadi angin segar bagi industri wisata bahari setempat yang terus bersiap menyambut wisatawan dengan standar keselamatan kelas dunia.

Fokus utama kegiatan ini tertuju pada materi dan praktik pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk menggembleng para peserta. 

Penerbangan Semarang-Jakarta PP Nambah Lagi

Bekerja sama dengan Kemujan Divers sebagai dive center resmi berstandar Professional Association of Diving Instructors, pelatihan tidak hanya membekali warga dengan teori dasar, tetapi juga langsung melempar mereka ke medan selam sesungguhnya.

Selama tiga hari berturut-turut, para peserta digembleng melintasi lanskap bawah laut Karimunjawa yang memukau. Mereka mengasah navigasi dan kontrol apung di Perairan Taka Gede, menguji keberanian dan teknik menyelam di titik bersejarah kapal karam Indonor Wreck Ship, hingga mematangkan keterampilan penanganan darurat di perairan jernih Pulau Sambangan.

Latihan fisik dan ketangkasan mengendalikan peralatan selam standar internasional menjadi makanan sehari-hari warga lokal yang ikut serta. Penguasaan teknik penyesuaian tekanan udara, manajemen pasokan oksigen, hingga prosedur penyelamatan mandiri dipraktikkan secara terukur demi mengantongi lisensi internasional yang diakui global.

Penguatan kapasitas pemuda dan warga lokal ini diharapkan mampu mengubah peta pelayanan wisata di Karimunjawa, dari sekadar pemandu biasa menjadi profesional bersertifikat yang menjamin keamanan para pelancong.

“Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh sertifikasi selam yang memenuhi standar global sehingga mampu meningkatkan daya saing sebagai pemandu wisata selam, operator wisata bahari, serta mendukung promosi wisata bahari di kawasan Karimunjawa,” ujar General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto.

Halaman Selanjutnya
img_title