Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup, Sampai Kapan?
- IG @bb_tn_gedepangrango
Viva Semarang, Wisata – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) mengumumkan penutupan sementara kegiatan pendakian di dua gunung tersebut.
Informasi Gunung Gede Pangrango ditutup disampaikan BBTNGGP melalui akun resmi Instagram @bb_tn_gedepangrango. Dalam Siaran Pers Nomor PG.06/ T.2/TU/B/10/2025, penutupan pendakian berlaku mulai 13 Oktober 2025 hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"Penutupan ini merupakan langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan sampah pendakian serta memperbaiki tata kelola dan sistem pelayanan pendakian dalam upaya mewujudkan Zero Waste Wisata Pendakian Di TNGGP," begitu tulis BBTNGGP uang diunggah pada 11 Oktober 2025.
Selama periode penutupan, dilakukan aksi bersih sampah, evaluasi tata kelola, dan revitalisasi sistem pendakian agar kegiatan pendakian ke depan lebih tertib, bersih, dan berkelanjutan.
"BBTNGGP mengajak seluruh pihak untuk mendukung langkah ini sebagai wujud kepedulian bersama menjaga kelestarian alam Gunung Gede Pangrango," pesan BBTNGGP.
Sementara itu, Kepala BB TNGGP Arief Mahmud mengatakan, selama penutupan calon pendaki yang sudah melakukan pendaftaran dan pelunasan melalui sistem booking online akan mendapatkan informasi lanjutan untuk mekanisme pengembalian atau perubahan jadwal pendakian.
"Kegiatan pendakian dibuka kembali setelah seluruh tahapan perbaikan selesai dilaksanakan dan akan diumumkan secara resmi melalui situs web serta kanal media sosial Balai Besar TNGGP," kata Arief, dikutip dari Antara.
Gunung Gede dan Gunung Pangrango adalah dua gunung dalam satu kawasan yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.
Pendakian Gede-Pangrango merupakan kegiatan favorit bagi petualang dan wisata alam bebas, yang membuat pendaki harus antre mendaftar online. (TJ)