Emak-Emak Tercebur Sumur di Jepara, Untung Tim SAR Cepat Bergerak
- SAR
Viva Semarang – Sebuah peristiwa menggemparkan terjadi Desa Petekehan Kidul RT 20/04, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Seorang emak-emak tercebur sumur yang berkedalaman 15 meter.
Peristiwa itu menimpa Biyanti (55), warga setempat. Pada awalnya, pada Kamis (19/2/26) subuh sekitar pukul 04.00 WIB, ia berjalan menuju kamar mandi untuk beraktivitas. Namun, karena memerlukan air, ia melangkah menuju ke arah sumur yang berada di dekat area tersebut.
Namun, kondisi lantai yang licin ditambah dengan pembatas sumur yang sangat pendek, yaitu hanya setinggi 30 sentimeter, membuat korban kehilangan keseimbangan lalu terpeleset dan jatuh ke dasar sumur.
Tetangga yang mendapat permintaan pertolongan dari keluarga korban sesaat setelah kejadian, langsung menghubungi pihak berwenang. Laporan lewat telepon tersebut kemudian sampai dan diterima oleh petugas jaga di Kantor SAR Semarang menjelang pagi hari.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, segera memberikan instruksi untuk mengerahkan satu tim dari Pos SAR Jepara. Tim diberangkatkan menuju ke lokasi kejadian pada pukul 05.20 WIB dengan membawa peralatan High Angle Rescue Technique (HART) lengkap untuk melakukan evakuasi medan vertikal.
Setibanya di lokasi kejadian, tim SAR Gabungan melihat korban berada di dasar sumur yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter dengan diameter lubang hanya satu meter.
Beruntung, saat itu ketinggian air di dalam sumur hanya sebatas dada sehingga korban tidak tenggelam. Proses evakuasi pun langsung dilakukan dengan menggunakan teknik Vertical Rescue secara sangat hati-hati.
"Petugas sudah terlatih menggunakan alat Vertical Rescue sehingga tim SAR bisa menangani dengan baik," kata Budiono.
Operasi penyelamatan tersebut berlangsung cukup dramatis dan mendebarkan selama kurang lebih 30 menit. Biyanti kemudian bisa diangkat ke atas dalam keadaan selamat meski tampak lemas.
Meski mengalami syok, korban dilaporkan hanya menderita luka-luka lecet pada bagian tubuhnya.
Meski begitu, untuk memastikan kondisinya, maka sesaat setelah dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kartini Jepara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut serta memastikan kondisi kesehatannya tetap stabil.(TJ)