Persib Bangun "Tembok Besar", Rekrut Bek Italia Eks Serie A dan Bundesliga
- IG Federico Barba
Viva Semarang, Sepak Bola – Persib Bandung membuat gebrakan di penghujung bursa transfer Super League 2025/2026. Maung Bandung secara resmi mengumumkan rekrutan terbarunya, bek tengah asal Italia, Federico Barba, untuk memperkuat lini pertahanan.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut baik kedatangan Barba.
"Persib dengan tangan terbuka menyambut kedatanganmu. Kami percaya pengalaman dan kualitas yang kamu miliki akan memberikan kontribusi penting bagi tim di musim ini," kata Adhitia di Bandung, Rabu (27/8), dikutip dari Antara.
Pemain yang lahir di Roma pada 1 September 1993 ini bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya dengan klub Swiss, FC Sion, berakhir pada Juli lalu. Barba dikontrak selama satu tahun, menambah daftar pemain asing di sektor belakang Persib.
Keputusan merekrut Barba diambil Coach Bojan Hodak yang melihat pentingnya menambah kedalaman skuat di lini pertahanan.
"Kedatangan Federico Barba bukan hanya menambah opsi di sektor belakang, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka pendek Persib untuk menjaga keseimbangan antara talenta lokal dengan pemain internasional berpengalaman," tambah Adhitia.
Dengan bergabungnya Barba, Persib kini memiliki empat legiun asing di lini belakang, melengkapi Patricio Matricardi, Julio Cesar de Freitas, dan Frans Putros.
Pengalaman Segudang di Eropa
Federico Barba adalah jebolan akademi AS Roma. Ia memiliki rekam jejak yang mentereng di berbagai liga top. Ia pernah membela klub-klub Serie A Italia seperti Empoli, Chievo Verona, dan Como. Selain itu, Barba juga mencicipi ketatnya persaingan Bundesliga bersama VfB Stuttgart dan LaLiga Spanyol saat bermain untuk Sporting Gijon dan Real Valladolid. Pengalaman terakhirnya di Eropa adalah bersama FC Sion di Swiss Super League.
Pengalaman Barba di liga-liga top Eropa diharapkan mampu membawa dampak signifikan bagi Persib. Kehadirannya tidak hanya memperkokoh pertahanan, tetapi juga memberikan fleksibilitas taktik yang lebih luas bagi Bojan Hodak dalam mengarungi ketatnya kompetisi.(TJ)