Real Madrid Tekuk Celta Vigo 2-1, Kembali Tempel Barcelona
- Instagram Real Madrid
Viva Semarang, Sepak Bola – Real Madrid sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Celta Vigo dalam lanjutan La Liga yang berlangsung dramatis. Gol injurytime dari Federico Valverde memastikan kemenangan 2-1 bagi Los Blancos. Hasil ini sekaligus merapatkan jarak Madrid dengan Barcelona di papan atas klasemen Liga Spanyol.
Jalannya Pertandingan
Laga berlangsung di Stadion Balaídos, Vigo, Sabtu (7/3) dini hari WIB. Madrid memulai laga dengan intensitas tinggi. Hasilnya, Aurelien Tchouameni membuka keunggulan pada menit ke-11 memanfaatkan umpan matang dari Arda Guler.
Tuan rumah tidak tinggal diam. Pada menit ke-25, Borja Iglesias menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menerima assist dari Williot Swedberg.
Skor imbang bertahan hingga waktu normal hampir usai. Saat pertandingan tampak akan seri, Federico Valverde muncul sebagai pahlawan. Gelandang asal Uruguay tersebut mencetak gol penentu pada menit ke-90+5' untuk mengunci kemenangan tim tamu.
Madrid Tempel Ketat Barcelona
Kemenangan ini sangat krusial bagi anak asuh Arbeloa. Tambahan tiga poin membuat Real Madrid kini mengoleksi 63 poin dari 27 pertandingan, hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen, Barcelona.
Meski Madrid menempel ketat, posisi mereka masih rawan kembali menjauh. Barcelona memiliki peluang untuk memperlebar jarak menjadi 4 poin. Mereka akan menghadapi tuan rumah Athletic Bilbao pada Minggu besok atau Senin dini hari WIB. Jika menang, maka jarak Barcelona-Madrid melebar lagi.
Laga di Stadion San Mamés tersebut diprediksi akan berjalan sulit bagi Barca. Ini mengingat Bilbao sangat tangguh saat bermain di hadapan pendukungnya.
El Clasico Bisa Menentukan
Persaingan sengit ini diprediksi akan mencapai puncaknya pada laga El Clasico jilid kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Mei mendatang. Laga ini diyakini akan menjadi faktor penentu utama siapa yang akan mengangkat trofi La Liga di akhir musim.
Pada pertemuan mendatang, Barcelona akan bertindak sebagai tuan rumah. Dukungan penuh publik Catalan menjadi keuntungan moral yang besar bagi Barca untuk membalas kekalahan.
Barcelona membawa misi revans setelah pada pertemuan pertama di kandang Madrid (26/10/25), mereka dipaksa menyerah dengan skor 2-1. (TJ)