Susunan Pemain Como Vs Pisa, Pelatih Cesc Fabregas Pasang Pola Menyerang

Pemain Como 1907 rayakan lolos ke Serie A.
Sumber :
  • IG Como 1907

Viva Semarang, Sepak Bola – Langkah Como 1907 menuju Liga Champions UEFA kini terbuka lebar. Peluang emas ini hadir pada laga kontra Pisa, Minggu malam, 22 Maret 2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Kemenangan akan membuat posisi Como di empat besar semakin kokoh.

Pemain dan Pelatih Manchester United "Bentrok Mulut" Setelah Kalah Telak dari Como

Situasi klasemen sangat menguntungkan tim asuhan Cesc Fàbregas. Rival terdekat mereka, Juventus, baru saja terpeleset. Si Nyonya Tua ditahan imbang 1-1 oleh Sassuolo pada Minggu dini hari WIB. Hasil itu membuat Juventus tertahan dengan koleksi 54 poin dari 30 laga.

Saat ini, Como juga mengantongi 54 poin. Namun, Como baru memainkan 29 pertandingan. Jika menang lawan Pisa, Como akan meraih 57 poin. Selisih poin dengan Juventus pun menjadi tiga angka. Keunggulan ini sangat krusial di akhir musim.

Manchester United Sedang Paceklik

Fabregas menurunkan formasi menyerang 4-2-3-1. Jean Butez dipercaya mengawal gawang tuan rumah. Lini belakang diisi Van Der Brempt, Marc Kempf, Diego Carlos, dan Alberto Moreno. Maximo Perrone dan Lucas Da Cunha menjaga kedalaman lini tengah.

Trio kreatif Assane Diao, Nico Paz, dan Jesus Rodriguez menopang serangan. Mereka bertugas menyuplai bola ke ujung tombak, Anastasios Douvikas. Sementara itu, tim tamu Pisa menggunakan skema bertahan 3-5-2. Mereka mengandalkan duet penyerang Moreo dan Tramoni di depan.

Como Hancurkan Manchester United di Liga Champions

Kondisi kedua tim sangat kontras. Pisa saat ini terpuruk di posisi ke-19 klasemen. Mereka berada di zona degradasi dengan hanya 18 poin. Pada Januari 2026 lalu, Como sukses mencukur Pisa 3-0 di kandang lawan. Rekor ini membuat tuan rumah sangat diunggulkan.

Dukungan penuh publik Sinigaglia diprediksi akan membakar semangat pemain. Stadion Giuseppe Sinigaglia bakal riuh oleh fanatisme fans yang bergelora. Como 1907 diyakini akan mendominasi penguasaan bola sejak menit awal mengingat mereka bermain di kandang.

Kemenangan malam ini akan membawa klub milik Djarum Kudus Indonesia ini selangkah lebih dekat ke kompetisi kasta tertinggi Eropa. Tentu, para pemain punya motivasi tambahan. Bulan sekedar elit di Liga Italia, tapi juga lolos ke Liga Eropa. (TJ)