Jelang Lawan Como, Inter Milan Dilanda Badai Cedera, Terbaru Lautaro Martinez
- Instagram Inter Milan
Viva Semarang, Sepak Bola – Badai cedera menghantam skuat Inter Milan menjelang laga krusial tandang melawan Como. Laga lanjutan Liga Italia Serie A itu akan digelar di kandang Como pada Minggu 12 April 2026 waktu Italia.
Inter Milan yang dilatih Cristian Chivu harus kehilangan penyerang sekaligus kapten tim, Lautaro Martinez. Pemain Argentina ini harus masuk ruang perawatan akibat cedera otot kaki.
Kabar ini menjadi tamparan keras bagi Nerazzurri. Padahal, Lautaro baru saja menunjukkan penampilan gemilang pada laga sebelumnya melawan AS Roma. Ia mencetak dua gol pada laga tersebut.
Martinez mengalami kemunduran kondisi fisik saat menjalani sesi latihan rutin. Berdasarkan pernyataan resmi klub, Lautaro terdiagnosis mengalami ketegangan otot ringan pada betis kirinya setelah pemeriksaan medis di Humanitas Institute, Rozzano, Martinez
Kehilangan Martinez merupakan kerugian besar di tengah fase krusial perburuan gelar Scudetto. Padahal, sang pemain baru saja menepi selama lima minggu akibat masalah betis yang berbeda.
Tim medis Inter menyatakan bahwa kondisi Martinez akan terus dipantau secara ketat dalam beberapa hari ke depan guna menentukan durasi pasti masa pemulihan, namun ia dipastikan absen saat menyambangi Stadion Sinigaglia.
Penderitaan Inter tidak berhenti di lini depan. Sektor pertahanan juga keropos setelah dua bek utama, Alessandro Bastoni dan Yann Bisseck, dipastikan absen. Bastoni mendapat cedera setelah benturan keras dalam laga menghadapi AS Roma pekan lalu. Sedangkan Yann Bisseck belum mencapai kebugaran penuh sejak kembali dari tugas internasional bersama Timnas Jerman.
Dengan absennya tiga pilar utama tersebut, Cristian Chivu harus memutar otak dan kemungkinan besar akan mengandalkan duet Marcus Thuram serta pemain muda Pio Esposito untuk mengisi kekosongan di lini serang.
Situasi krisis yang dialami sang tamu tentu memberi angin segar bagi Como 1907. Klub yang kini dimiliki oleh Keluarga Hartono asal Kudus tersebut berpeluang besar memanfaatkan pincangnya kekuatan Inter Milan.
Meski demikian, pihak Como tetap memasang kewaspadaan tinggi. Kedalaman skuat Inter dinilai masih cukup mumpuni karena kualitas pemain pelapis mereka dianggap masih kompetitif. (TJ)