Arsenal Tumbang, Persaingan Liga Inggris Makin Membara
- Instagram Manchester City
Viva Semarang, Sepak Bola – Persaingan perebutan gelar juara Liga Inggris makin membara. Hal itu terjadi setelah Arsenal tumbang di kandang Manchester City.
Laga City melawan Arsenal berlangsung sengit di Etihad Stadium pada Minggu (19/4) malam.
Dalam pertandingan yang penuh tekanan tersebut City mampu membalikkan keadaan dan menuntaskan laga dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan ini memangkas jarak poin antara kedua tim menjadi tiga poin. Arsenal masih unggul, tapi City masih punya satu laga lebih banyak. Jika City mampu memenangi laga berikutnya dengan selisih dua gol, maka mereka akan menyalip Arsenal.
Situasi ini membuat sisa kompetisi menjadi semakin sulit ditebak dan menegangkan.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit pertama pertandingan dimulai kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka dengan intensitas tinggi.
Arsenal yang datang sebagai pemimpin klasemen sementara mencoba mengambil inisiatif serangan. Mereka ingin membungkam pendukung tuan rumah.
Tim besutan Mikel Arteta itu memimpin pada menit ke-19 melalui aksi Kai Havertz. Ia menuntaskan peluang menjadi gol pembuka. Arsenal unggul 1-0.
Gol tersebut membuat para pemain Manchester City bangkit. Mereka harus mengejar ketertinggalan di hadapan publiknya.
Manchester City menunjukkan kelasnya sebagai tim juara. Mereka tidak panik meski dalam posisi tertinggal.
City menekan dan mengambil alih dominasi. Mereka menguasai bola dan mengurung pertahanan Arsenal dengan operan-operan pendek yang sangat akurat.
Gol balasan yang dinanti pun datang tepat waktu. Rayan Cherki mengubah skor 1-1:setelah menerima umpan matang dari Matheus Nunes.
Gol penyama kedudukan ini mengubah momentum pertandingan secara drastis. Optimisme para pemain City kembali meningkat pesat sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua Manchester City tidak menurunkan tempo serangan sama sekali. Mereka terus mencari celah di lini pertahanan Arsenal yang mulai tampak kelelahan menahan gempuran tanpa henti. Statistik menunjukkan bahwa Manchester City mampu menguasai bola hingga 59 persen dan melakukan banyak tembakan ke arah gawang lawan.
Puncak kegembiraan pendukung tuan rumah terjadi pada menit ke-66. Erling Haaland sukses mencetak gol kedua sekaligus menjadi gol penentu kemenangan bagi timnya.