Jay Idzes Kantongi Gaji Rp1,5 Miliar Per Bulan di Sassuolo
- Instagram Jay Idzes
Viva Semarang, Sepak Bola – Berikan kemampuan terbaikmu, gaji pun akan mengikutimu.
Begitu kira-kira bahasa kiasan untuk Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. Ia kini tengah menjadi pusat perhatian publik setelah rincian gaji para pemain Sassuolo untuk musim 2025/2026 terungkap.
Berdasarkan laporan terbaru dari media Italia, Sassuolo News, Sassuolo berani memberikan gaji yang menggiurkan untuk para pemainnya, termasuk Jay Idzes.
Kapten Timnas Indonesia itu terungkap mendapatkan gaji menggiurkan. Dalam setahun ia mendapat gaji 1,11 juta Euro. Jika dikonversi Idzes menerima Rp18.8 Milyar per tahun.
Jika dibagi 12, maka Jay Idzes menerima Rp1,5 Milyar per bulan. Itu adalah gaji bersih. Bonus dan kebutuhan pokok sehari-hari sudah ditanggung klub.
Sassuolo Newa mengungkap gaji pemain lainnya. Total pengeluaran gaji pemain Sassuolo saat ini menyentuh angka sekitar €41 juta, atau jika dikonversikan ke dalam rupiah mencapai Rp697 miliar dengan asumsi kurs Rp17.000 per Euro.
Dalam laporan tersebut, Domenico Berardi menjadi pemain Sassuolo bergaji terbesar. Kapten Sassuolo itu menerima gaji sebesar €5,56 juta per tahun yang setara dengan Rp94,5 miliar.
Di bawahnya, ada nama Andrea Pinamonti dengan pendapatan €4,44 juta per tahun, serta Nemanja Matic dan Aster Vranckx yang masing-masing mengantongi €3,70 juta atau sekitar Rp62,9 miliar per tahun.
Nominal gaji Jay Idzes menegaskan posisi strategisnya di lini pertahanan Sassuolo, meskipun ia belum masuk dalam daftar pemain dengan bayaran tertinggi di klub.
Kepercayaan besar manajemen Sassuolo terhadap kemampuan Jay Idzes juga terlihat dari durasi kontrak yang diberikan. Pemain berusia 25 tahun ini diikat dengan kontrak jangka panjang yang berlaku hingga tahun 2029.
Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa Idzes merupakan bagian dari proyek masa depan klub di kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A.
Komitmen finansial dan durasi kontrak tersebut menunjukkan bahwa kualitas Idzes telah diakui secara luas di level sepak bola Eropa.
Bagi Timnas Indonesia, fakta bahwa salah satu pilar pertahanannya berkompetisi secara reguler dan memiliki nilai kontrak yang signifikan di Serie A menjadi angin segar.